Nasional

Water Hammer, Penyakit Mematikan Motor yang Terjang Banjir

Gemariau.com | Selasa, 12 Desember 2017 - 00:27:15 WIB | dibaca: 195 pembaca

Berita Terkait :

Gemariau.com - Ternyata bukan cuma manusia saja yang rentan dengan penyakit kala musim hujan. Sebab kendaraan seperti sepeda motor juga demikian. Mulai dari muncul bunyi-bunyi aneh pada roda, tarikan brebet, hingga serangan water hammer yang bikin motor kesayangan tiba-tiba mati.

Lalu apa sih water hammer dan seberapa bahaya? Water hammer adalah fenomena di mana suatu aliran fluida dihentikan secara tiba-tiba, baik itu disengaja --misalnya saluran ditutup tiba-tiba-- atau karena mampet. Fenomena ini hanya terjadi pada saluran tertutup. Demikian seperti dilansir situs resmi Honda, Selasa, 12 Desember 2017.

Pada motor, kondisinya apabila mesin sedang panas dan kemasukan air ke ruang bakar. Karena tidak dapat terkompresi layaknya bensin maka tekanan tidak dapat ditahan dan mengakibatkan seluruh bagian dalam mesin tertekan.

Pada kondisi demikian, yang kalah di sini adalah bagian yang memungkinkan bergerak yaitu piston dan setang shaker alias setang piston. Sesuai namanya, ibarat diketok sama palu, tapi palunya berupa air.

Efeknya setang piston bikin kinerja ruang bakar jadi tidak sempurna. Selain itu setang piston yang bengkok berpotensi bikin dinding silinder jadi baret-baret. Di kasus yang lebih parah, piston bisa macet karena tidak bisa bergerak. Mau tidak mau harus dorong motor sampai bengkel terdekat.

Pertolongan Pertama

Untuk menghindari kondisi demikian, sebaiknya setelah mesin terendam atau terpaksa terendam, pastikan filter udara tidak terisi air, karena filter udara merupakan salah satu jalan air dapat masuk ke ruang bakar. Cek juga ruang bakar melalui lubang busi, pastikan ruang bakar benar-benar bersih dari air.

Lalu engkol motor dalam kondisi busi terbuka untuk mengeluarkan air di dalam ruang bakar. Bisa juga menggunakan alat penyedot seperti kompresor apabila sudah berada di bengkel.

Namun tips paling jitu buat mencegah water hammer tentunya jangan sampai air masuk ke mesin. Caranya jangan paksa motor kesayangan buat berenang saat banjir. Lebih baik mencari jalur lain atau menuntun motor hingga melewati genangan. Baru hidupkan mesin motor usai genangan sudah terlewati.(al/viva)



comments powered by Disqus