Kab. Rokan Hilir

Wabup Rohil Buka Seminar Seminar sehari tentang etika dan hukum kesehatan di era JKN dan workshop ak

Gemariau.com | Sabtu, 08 April 2017 - 20:53:33 WIB | dibaca: 357 pembaca

Berita Terkait :

Gemariau.com, Bagansiapiapi- Wakil Bupati Rokan Rohil, Drs Jamiludin membuka seminar sehari tentang etika dan hukum kesehatan di era JKN dan workshop akreditasi FKTP/Puskesmas di hotel grand bagansiapiapi, Selasa 4 April 2017 kemarin.  

Demikian hal ini diungkapkan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Cabang Rokan Hilir, Dr H Suratmin kepada gemariau.com,  Sabtu ( 8/4/2017 ) melalui pesan Watsap.  Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah salah satu kegiatan utk menambah pemahaman etika dan hukum para dokter, dan juga  workshop persiapan akreditasi Puskesmas yang pada tahun ini ada 6 puskesmas yang akan diakreditasi. Semakin siap akreditasi maka pelayanan juga akan semakin prima.

"Alhamdulillah,  acara saat itu di hadiri oleh ketua DPRD Rohil, kepala BPJS regional 2, kepala cabang BPJS cabang Dumai, anggota DPRD komisi D Hj Suryati,kepala dinas kesehatan , direktur rsud RM PRATOMO, dokter dokter seRohil dan survior Akreditasi FKTP Kemenkes RI Dr H Ibnu Yazid Shabri SH sebagai pembicara," papar Dr Suratmin .

Pada kesempatan itu, lanjutnya, Wabup Rohil juga mengapresiasi IDI yang selalu punya inisiatif untuk melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. "Ia menyampaikan harapan para dokter bertugas dapat mengabdi secara optimal," jelasnya.

Sebaliknya Ketua DPRD Rohil H Nasruddin Hasan mengharapkan para dokter selalu tulus dan ikhlas dalam  melayani, kondisi keuangan yang menurun Seharusnya semangat nya di tingkatkan.

Sedangkan Dr Yazid dalam paparan materi menyatakan bahasa akreditasi akan berjalan sukses yang pertama sekali adalah komitmen Pemerintah daerah, dan semua unsur yang terlibat , pimpinan daerah, Dinas kesehatan , puskesmas dan juga seluruh pegawai  didalam nya.

Tak hanya itu, Dr Yazid sangat mengapresiasi IDI Rokan hilir melalui Ketuanya, selama berkunjung ke beberapa daerah , baru IDI rokan Hilir yang aktif dan sejak bulan Desember 2016 meminta kepada survior agar pelatihan ini dapat diadakan di Rohil.  "Workshop di ikuti oleh hampir seluruh Puskesmas dan beberapa klinik swasta," pungkas Dr Suratmin. (Zul)



comments powered by Disqus