Peristiwa

Tragedi Penyerangan Terduga Teroris di Mapolda Riau

Gemariau.com | Rabu, 16 Mei 2018 - 01:03:52 WIB | dibaca: 138 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Dalam insiden serangan terorisme yang terjadi di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (16/5/2018) pagi, menyebabkan seorang anggota polisi meninggal dunia.

Informasi yang dirangkum, anggota Polri tersebut bernama Ipda Auzar. Saat ini jenazah korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Sementara itu, seorang anggota polisi lainnya mengalami luka bacok. Polisi itu bernama Kompol Farid Abdullah, dan hingga kini masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Selain itu, informasi yang dirangkum empat terduga teroris juga meninggal dunia. Dan seorang terduga teroris lainnya sempat melarikan diri namun berhasil diamankan.

Dilaporkan juga dua wartawan terluka dalam upaya serangan teror itu. Kedua wartawan media elektronik itu terluka akibat ditabrak mobil teroris saat sedang bersiap meliput pengungkapan kasus sabu-sabu yang akan menggelar konfrensi pers.

4 Terduga Teroris Ditembak, 3 Tewas

Sebanyak tiga terduga pelaku teror di Polda Riau, Kota Pekanbaru, tewas sedangkan dua korban di antaranya polisi mengalami luka-luka akibat penyerangan tersebut.

Berdasarkan informasi dari Mapolda Riau yang diterima Antara, tiga terduga pelaku teror tewas ditembak aparat kepolisian. Sementara itu, ada satu pelaku yang juga ditembak dalam keadaan hidup.

Polisi menduga sedikitinya empat pelaku teror yang melarikan diri. Polisi kini masih melakukan pengejaran.

Korban dari polisi dikabarkan ada dua orang. Seorang korban terluka akibat terkena sabetan pedang oleh pelaku, dan satu korban lainnya luka karena ditabrak dengan mobil.

Saat ini, kondisi di sekitar Mapolda Riau masih mencekam. Jalan Sudirman dan Gajah Mada yang berada di sekitar mapolda ditutup. Dan Arus lalu lintas dialihkan untuk sementara.

Dari kronologis kejadian versi kepolisian, disebutkan pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB masuk mobil Toyota Avanza ke Mapolda Riau melalui pintu pagar.

Pada saat akan dilakukan pemeriksaan terhadap mobil Avanza tersebut, tiba-tiba keluar dari dalam mobil itu seorang laki-laki sambil menggunakan samurai dan mengejar polisi dan membacok seorang polisi tersebut.

Seorang laki-laki tersebut berhasil dilumpuhkan dengan tembakan oleh polisi yang bertugas.

Mobil Avanza tersebut melintas di halaman Mapolda Riau. Keluar dua laki-laki dari dalam mobil dan bermaksud menyerang anggota Polri kembali namun bisa dilumpuhkan hingga mati dua orang tersebut. Mobil tersebut menabrak anggota Polri, namun bisa dihentikan dan diamankan.

2 Wartawan jadi Korban dalam Serangan Terduga Teroris di Polda Riau

Dua wartawan yang akan melakukan peliputan pers rilis pengungkapan kasus narkoba di Markas Kepolisian Daerah Riau juga menjadi korban aksi teror di lokasi tersebut.

Kedua wartawan itu, adalah Rian dan Rahmadi, seorang kameramen dari salah satu media nasional.

Dari pantauan pantau wartawan Rian terlihat memegang perutnya dan sesekali meringis kesakitan akibat luka di wajahnya.

Dia mengatakan bahwa dirinya tertabrak mobil yang kemudian diketahui milik terduga teroris yang menyerang Markas Polda Riau. Rian kemudian dibawa pihak kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan pengobatan.

Hal serupa juga dialami Rahmadi yang mengalami lecet di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Antara belum sempat mewawancarai Rahmadi lantaran dirinya langsung dibawa polisi untuk mendapatkan perawatan. (gr)



comments powered by Disqus