Ekonomi

THR dan Gaji ke-13 Cair, Ekonomi Riau Berpotensi Tumbuh

Gemariau.com | Kamis, 31 Mei 2018 - 16:42:23 WIB | dibaca: 78 pembaca

Gambar Ilustrasi

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Pengamat Ekonomi Universitas Riau Dahlan Tampubolon menyatakan kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya dan gaji 13 untuk Aparatur Sipil Negara Juni 2018 akan berpotensi mendorong ekonomi setempat tumbuh sekitar 2,95 sampai 3,00 persen pada triwulan II ini.

"Sejalan dengan adanya pencairan THR dan gaji ke 13, tentu pertumbuhan ekonomi Riau diperkirakan akan di atas triwulan I tahun 2018 yakni sekitar 2,95 sampai 3 persen," kata Dahlan di Pekanbaru, Kamis (31/5/2018).

Dahlan menjelaskan hal ini dikarenakan ASN di Riau akan membelanjakan uang THR nya untuk keperluan lebaran, terutama sektor ritel. Ekonomi menggeliat sektor Usaha Kecil Mikro (UKM) juga akan alami transaksi karena identik dengan Idul Fitri aneka panganan kue kering akan bermunculan dan sebagainya.

"Peredaran uang di Riau selama libur lebaran juga akan meningkat karena cuti yang panjang," katanya.

Dahkan menilai dalam beberapa hari ke depan ASN dan pensiunan akan berbahagia, karena menerima Tunjangan Hari Raya dan gaji ke-13.  
   
Konsumsi rumah tangga akan membantu sekaligus mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain.

Sektor-sektor lain tentu bisa terangkat seperti retail dan perdagangan. Karena ini yang menggerakan permintaan juga yaitu dari konsumsi rumah tangga, walau tidak sepenuhnya mampu mengangkat pertumbuhan Riau di atas 3% karena ekspor dan PMTB bagi juga perlu diperhitungkan.

Hal ini tidak terlepas dari fungsi diberikannya gaji ke -13, yaitu membantu PNS untuk bisa mencukupi kebutuhan di tahun ajaran baru anak sekolah.

Menurut dia di Riau ada fakta menarik hubungan konsumsi rumah tangga dengan pertumbuhan ekonomi. Dimana pada triwulan I 2018 ekonomi hanya tumbuh 2,91 persen dengan pendorong utama adalah pengeluaran konsumsi rumah tangga mencapai 11,25 persen dengan sumbangannya terhadap ekonomi mencapai 36,77 persen.  Di periode ini peran pemerintah hanya tumbuh 4,93 persen (karena awal tahun).

Maka memasuki triwulan II tahun 2018 sejalan dengan adanya pencairan THR dan gaji ke 13, tentu konsumsi rumahtangga akan naik dan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi Riau diperkirakan akan di atas triwulan I tahun yakni sekitar 2,95 hingga 3,00 persen.

Selain Riau sambung Dahlan secara nasional hal ini juga memiliki harapan yang sama.

Pembayaran THR untuk ASN dan pensiunan akan mengangkat pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal II-2018.  Secara nasional, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2018 sebesar 5,06 persen,  sedangkan konsumsi rumah tangga hanya 4,95%.

"Diharapkan dengan ASN dan pensiunan yang mencapai 4 juta orang akan mendorong konsumsi rumah tangga di angka 5,2% pada kuartal II-2018," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau menyatakan segera membayarkan Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara untuk instansi pusat di wilayah setempat sebanyak Rp315,08 miliar awal Juni ini.

"Pembayaran THR dan gaji 13 ini meningkat 73,71 persen dibandingkan tahun lalu," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau Tri Budhianto.

Tri Budhianto menjelaskan saat ini proses pembayaran dana THR dan gaji 13 ASN sudah dilakukan sesuai dengan pengajuan oleh instansi terkait melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)  setempat.

"Sebagian sudah diajukan ke KPPN dan kita akan proses, insya Allah yang sudah masuk permintaan nya akan terbayar di awal bulan Juni 2018," kata Tri. (gr)



comments powered by Disqus