Peristiwa

Tak Berani Pulang Ke Rumah Kelompok Tani Cinta Damai Desa Sri Kijang Kampar Mengadu Ke Lam Riau

Gemariau.com | Rabu, 08 September 2021 - 20:56:39 WIB | dibaca: 178 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Masyarakat yang tergabung dalam kelompok Tani Cinta Damai Desa Sei Kijang, Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, Provinsi Riau mengadu ke Lembaga Adat Melayu Riau di Jalan Diponegoro, Selasa 7 September 2021.

Kelompok Tani Cinta Damai terusir dari rumah dan kebun yang mereka tanam dan rawat hampir 20 tahun oleh preman bayaran.
Kedatangan anggota kelompok tani Cinta Damai yang berjumlah 48 KK, meminta bantuan pengurus LAM Riau.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Lam diwakili oleh Datuk Khairul Zainal menyatakan akan membantu masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Cinta Damai untuk mendapatkan haknya kembali dengan aturan yang berlaku.

Perwakilan Kelompok Tani Cinta Damai, H.Bardansyah menyebutkan permasalahan Kelompok Tani Cinta Damai ini terjadi akibat Kepala Desa Sei Kijang dahulu yang bernama Tarmizi membatalkan surat ditanah kami, padahal beliau yang membuat surat tersebut, ungkapnya.

Kami mohon kepada LAM Riau untuk dapat membantu permasalahan kami, begitu juga 6 orang anggota kKelompok Tani Cinta Damai yang sekarang ditahan Polisi bisa ditangguhkan penahanannya agar dapat berkumpul bersama keluarganya, Harap Bardansyah yang pernah mencalonkan jadi Wakil Bupati Kampar.

Pengacara Kelompok Tani Cinta Damai Fredy Simanjuntak mengatakan, sudah banyak laporan Kelompok Tani Cinta Damai ke polisi tapi sampai saat ini belum ditanggapi oleh jajaran Polda Riau, "kami mengharapkan  pihak LAM Riau untuk dapat membantu permasalahan yang dihadapi Kelompok Tani Cinta Damai", Harapnya. (Indra).



comments powered by Disqus