Peristiwa

Status Dugaan Korupsi PJU di Dishub Rohul Naik ke Penyidikan

Gemariau.com | Sabtu, 24 Maret 2018 - 15:00:03 WIB | dibaca: 75 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu (Rohul) meningkatkan status penyelidikan dugaan korupsi dana lampu jalan di Dinas Perhubungan (Dishub) setempat ke penyidikan. Penyidik menemukan adanya penyimpangan pada dana tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU) itu.

Kasat Reskrim Polres Rohul, AKBP Harry Avianto, mengatakan peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi-saksi. "Sudah sepuluh orang saksi yang diperiksa," ujar Harry, Kamis (22/3/2018) kemarin.

Penyidik sudah mengirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. Namun, sejauh ini belum ada pihak bertanggungjawab yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik, kata Harry, masih menunggu audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kerugian negara akibat penyimpangan itu. "Setelah didapat, gelar perkara untuk menetapkan siapa saja pihak terlibat," ucap Harry.

Pembayaran penerangan jalan umum dianggarkan dalam APBD Rohul tahun 2017 dengan nilai Rp1,4 miliar. Dana diperuntukkan empat kecamatan, yakni Kecamatan Rambah Hilir, Rambah, Ujung Batu dan Tandun.

Harusnya dana terebut disetorkan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pasir Pengaraian. Hasil penghitungan sementara oleh penyidik, ditemukan sekitar Rp700 juta lebih yang belum dibayarkan ke PLN.(gr)



comments powered by Disqus