Kab. Pelalawan

SAMSARI: PT LANGGAM INTI HIBRINDO BANGUN PERUMAHAN TANPA IMB, DINAS JANGAN DIAM SAJA

Oloan Roy | Jumat, 03 Mei 2019 - 14:49:45 WIB | dibaca: 197 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - PELALAWAN, Penambahan dan Pembangunan perumahan karyawan PT LIH sebanyak kurang lebih 140 (seratus empat puluh) pintu diduga belum kantongi IMB. Padahal sesuai prosedur sebelum mendirikan bangunan baik itu perumahan karyawan Pabrik dan lain sebagainya,  seharusnya pihak PT langgam Inti Hibrindo terlebih dahulu mengantongi ijin mendirikan bangunan yang sesuai dengan Perda Kabupaten Pelalawan no 25 yang mengatur soal perizinan bangunan.Namun sangat disayangkan perusahaan yang bertempat tinggal dikabupaten pelalawan ini justru  tidak taat kepada peraturan yang berlaku.


Hasil temuan media dilapangan bangunan rumah yang berukuran 5x5 meter untuk satu pintu tersebut tiang serta dinding dan rangka bangunan terlihat dari bahan kayu (papan dan broti) dan diduga telah menghabiskan ratusan kubik kayu. terlihat aneh perusahaan besar se kelas LIH membuat rumah karyawan berdinding papan dan skat dinding dalam nya hanya dari bahan triplek.


Kepala Desa Palas Haji Samsari AS saat ditanya tanggapan nya terkait bangunan tersebut dengan nada kesal mengatakan kepada GRC  " Benar ketua,bagunan tu belum ada IMB..kemaren sudah saya ingat kan tapi tetap di abai kan..ya klu mmg mereka kangkangi Hukum nanti akan di tindak dengan Hukum..kalau perlu nanti kita bongkar ramai ramai sesuai prosedur yang berlaku.kalau bisa pihak terkait pun jangan ada yang tutup mata pada masalah ini, itu aja ketua tq"  tegas nya.



Sementara Yusman Humas PT LIH beberapa kali ditemui untuk korfirmasi namun tidak pernah dapat ditemui. dan beberapa kali dihubungi melalui pesan WA namun Yusman tidak pernah membalas, terlihat jelas Humas PT LIH ini menghindari media. Padahal media sangat membutuhkan informasi dari Yusman sebagai keseimbangan informasi.dan hingga berita ini terbit pihak LIH belum menjawab konfirmasi media.  (Olo)








 




comments powered by Disqus