Moment

Dalam Pencanangan Pramuka Napi Sebagai Kader Disiplin Lapas & Rutan

RUTAN Pekanbaru Adakan Apel Besar Satuan Komunitas Pramuka Pengayoman

Gemariau.com | Jumat, 17 November 2017 - 15:48:21 WIB | dibaca: 972 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka Pencanangan Pramuka Narapidana (NAPI), Sebagai Kader disiplin Lembaga Pemasyarkatan (LAPAS) dan RUMAH TAHANAN (RUTAN), Rumah Tahanan kels II B yang beralamat dijalan Sialang Bungkuk Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Adakan Apel Besar Satuan Komunitas Pramuka Pengayoman, Pada Jumat (17/11/2017).

Pada Moment hari jumat tanggal 17 bulan November 2017 ini, menjadi sejarah bagi kemenkumham dengan terlaksananya acara Apel Besar Pramuka yang berlangsung di dalam RUTAN Sialang Bungkuk yang di hadiri oleh perwakilan rutan dan lapas yang ada di wilayah kemenkuham provinsi riau.

RUTAN kelas IIB pekanbaru sialang bungkuk ini pernah mengukir sejarah kelam tentang pelarian terbesar yang menggemparkan masyarakat nasional bahkan internasional. Pada saat itu rutan besar yang berpenghuni sekitar 1800 orang, dan dengan jumlah penghuni yang begitu banyak, hanya di jaga oleh 6 orang petugas.

Berangkat dari kejadian tersebut, kiranya dapat menjadi pelajaran besar bagi RUTAN Sialang Bungkuk ini. Dan sekarang rutan sialang bungkuk sedang berbenah, dan mulai membuka mata masyarakat dan dunia, sebab penilaian terhadap rutan yang selama ini di pandang sebelah mata, untuk itu dengan melalui acara pelaksanaan pembinaan yang tertib, rapi dan berkeadilan.

Dengan melewati 6 bulan masa pemulihan ini, rutan sialang bungkuk, kini sudah terbukti bangkit dengan segala upaya dan kerja keras Restrukturisasi semua bidang, petugas dan narapidana yang merupakan target utama rekonsiliasi keamanan dan pembinaan, selain pihak-pihak lain yang terkait.

"Kenyamanan hunian menjadi prioritas kami,seperti makanan yang higenis,penambahan kesediaan air bersih,pemasangan kipas di setiap kamar," jelas Kepala Kakanwil Wilayah Riau Dewa Putu Gede.

Kadipas Lilik Sujandi juga menyampaikan bahwa perlu implementasi dan optimalisasi teknologi informasi (IT) dengan pemanfaatan lain sistem database permasyarakatan. "kita tingkatkan pelayanan kunjungan dan pengamanan data kunjungan dan pengelola kantin dengan berbasis IT," jelasnya.

Selain itu langkah-langkah yang dilakukan kemenkuham adalah berupaya keras yang mana petugas telah bekerja sama dengan dinas-dinas dan instansi terkait seperti dinas kesehatan guna untuk menjaga kesehatan. Kantor agama dalam pengelolaan pondok pesantren Panti Sosial bina remaja kerja sama dengan kemensos untuk rehabilitasi sosial pengguna narkoba.

"Kelompok pramuka sebaya bekerjasama dengan kwatir peramuka riau, merupakan upaya nyata bahwa narapidana jugalah yang akan mengajak teman-temannya untuk aktif terlibat dalam pembinaan perawatan dan menegakkan kedisiplinan bersama sehinga terciptanya keamanan yang kondosif," jelas lilik sujandi.(Joe/grc).





Video Terkait:


comments powered by Disqus