Hukrim

PT JAGUAR INTI PERKASA DIDUGA MELANGGAR UU TENAGA KERJA

Oloan Roy | Sabtu, 28 Juli 2018 - 23:53:47 WIB | dibaca: 229 pembaca

Saat pertemuan perwakilan dengan Perusahaan

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM , PELALAWAN - Akibat dari pemberhentian sepihak yang dilakukan oleh PT.jaguar inti perkasa, memaksa sejumlah tenaga kerja outsourcing (security) mengadakan aksi damai dipabrik PMKS PT.Makmur Andalan Sawit yang terletak didesa dusun tua kecamatan pangkalan lesung kabupaten Pelalawan,jumat(27/07/18).Pihak securty PT.Jip merasa sangat tidak puas dengan keputusan yang diambil sepihak  oleh management PT.JIP degan memberhentikan tanpa keputusan yang  jelas dan,anehnya lagi  puluhan securty yang meminta agar gaji sesuai dengan UMK tahun 2018 sebesar 2.561.000/ bulan juga uang lembur disesuaikan dengan UU disnaker No.13 tahun 2003 tidak juga mendapatkan kejelasan.sehingga karyawan meminta pendampingan dari Aliansi Pemuda Pelalawan(APP) Yang yang diketuai oleh Parjo Rustam S.sos.

Koordinator aksi damai sekali Gus ketua Aliansi Pemuda Pelalawan, Parjo Rustam.S,sos dan kawan kawan kepada awak media GEMARIAU.COM mengatakan "Pihak security yang di PHK secara sepihak mengadu kepada aliansi untuk mencari ke Adilan, mereka ini sudah mengadu kepada pihak Disnaker kabupaten Pelalawan.mengenai Hal ini dan mereka yang merasa dikangkangi haknya belum sedikitpun mendapatkan kabar baik dari pihak pejabat yang terkait dikabupaten Pelalawan.Mereka ini telah di rampas hak-haknya (security) PT.Jip, ya mau tak mau kita perjuangkan hak-haknya sampai kemanapun" ungkapnya.

Dalam mediasi diruang kantor PT.Mas,dengan tegas dan degan nada yang lantang  Parjo rustam mengatakan bahwa telah menelusuri legalitas PT.JIP ini,ternyata perusahan berkantor di Medan Sumatera Utara. Biro jasa penyedia tenaga kerja pengamanan ini tak memiliki kantor perwakilan diRiau ,jelas jelas PT.jaguar ini mengangkangi UU disnaker No 13 tahun 2003  yang mana PT.Jip bisa dijerat hukuman pidana.

Pihak Management PT.Makmur andalan sawit (MAS) melalui kepala tata usaha  (KTU) ilham mengatakan seharusnya pihak security PT.JIP yang di berhentikan secara sepihak agar menuntut pihak PT.JIP,bukan menuntut kepada pihak manejemen PT.Mas,sebab perusahan ini hanya bekerja sama dalam perjanjian kontrak kerja untuk tenaga keamanan saja, tidak lebih dari itu.namun walaupun demikian, Ilham selaku yang mewakili PT.Mas akan segera melaporkan permasalahan ini ke pihak PT jaguar inti perkasa dan pimpinan tertinggi agar segera dicarikan solusi yang terbaik dan berharap agar pihak security PT.Jip yang di berhentikan menuntut hak-haknya melalui jalur hukum.

Pimpinan PT.Jaguar inti perkasa hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi.dan aksi massa Aliansi Pemuda pelalawan(APP) sangat mengarapkan agar pihak pihak yang terkait segera dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan cara yang seadil adilnya."kami APP sangat mengharapkan agar masalah ini cepat diselesaikan dengan cara cara baik,dan apabila masalah ini tidak juga selesai sesuai dengan yang diharapkan maka kami akan melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi lagi yaitu jalur Hukum"tutur ketua Aliansi Pemuda Pelalawan Parjo Rustam S.sos kepada media..Ilham selaku perwakilan PT MAS mengatakan"kita siap menghadiri hearing DPRD pekan depan" tuturnya.   (OZI/OLO)



comments powered by Disqus