Kab. Pelalawan

PROYEK JALAN SEMENISASI MENUAI KRITIKAN WARGA

Oloan Roy | Jumat, 28 Juni 2019 - 22:16:33 WIB | dibaca: 167 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - PELALAWAN, Pembangunan jalan semenisasi di jalan lingkung Rt 010 dan semenisasi jalan Pemakaman Umum Desa Kuala Semundam dipertanyakan. Sebab Kualitas Proyek jalan semenisasi yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut terlihat kurang memuaskan.


Baru beberapa bulan digunakan,permukaan jalan terlihat sudah banyak yang terkelupas dan pecah,kualitas bangunan tersebut sangat jauh dari kata layak. padahal umur bangunan belum penuh satu tahun namun saat ini kondisinya banyak yang rusak karena diduga campuran semen tidak memenuhi standard.

Diduga pekerjaan jalan semenisasi tersebut dikerjakan asal jadi. Warga Desa Kuala Semundam yang tak mau nama nya di publikasikan menyebutkan kepada media gemariau.com bahwa pada awalnya mereka senang dan gembira menyambut program jalan semenisasi ini karena manfaat jalan sangat jelas bagi warga.

Namun belakangan mereka kecewa setelah mereka melihat bahwa Kualitas jalan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Seperti kondisi jalan Tempat Pemakaman Umum yang bervolume 356m x 3m x 0.15m yang memakan biaya Rp 270.158.000 yang bersumber dari Dana Desa APBDes 2018 mutunya terlihat kurang baik.

Juga jalan lingkung Rt 0.10  yang bervolume  379m x 4m x 0.20m dengan anggaran biaya  Rp 392.921.000 tersebut juga bersumber dari Dana Desa (DD) juga terlihat sama buruk kualitas nya dan Terkesan Abal Abal. Sebab sangat mustahil Jalan yang berumur  kurang dari satu tahun kondisi permukaan jalan sudak banyak terkelupas.


 Kepala Desa Kuala Sumendam Siti Aminah ketika dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan nya melalui pesan WhatsApp nya hari Rabu tanggal 26/06/2019 terkait bangunan jalan tersebut, Siti khadijah tidak mau menjawab konfirmasi dari gemariau.com.


Diharapkan kepada pihak pihak terkait agar turun dan mengecek langsung keberadaan jalan tersebut,dan bila ditemukan dugaan kecurangan dalam pengerjaan proyek tersebut agar segera di tindak sesuai hukum yang berlaku. Karena pemerintahan yang jujur dan bersih semata mata hanya untuk kemakmuran masyarakat banyak.  (Olo)

Bersambung..








comments powered by Disqus