Hukrim

Gunakan Karcis SPTD di Perawang Siak

Polsek Tualang Amankan Dua Pria Diduga Pungli

Gemariau.com | Sabtu, 02 Juni 2018 - 03:18:29 WIB | dibaca: 100 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Dalam rangka Satgas Operasi Premanisme dan Pungli di wilayah hukum Polres Siak. Melalui Tim Opsnal Reskrim Polsek Tualang yang menggelar kegiatan itu berhasil mengamankan dua pelaku terduga melakukan tindak pidana pungutan liar (pungli) menggunakan ticket (karcis) SPTD, Sabtu (2/6/2018) sekira pukul 07.30 WIB.

Adapun pelaku yang diamankan tersebut masing-masing berinisial AG (29) dan AZ (36). Pelaku ini ditahan karena kedapatan melakukan pungli terhadap kendaraan yang melintas di jalan Sungai Naga Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

"Pelaku ini kita tahan diduga telah melakukan pungli terhadap truck yang melintas, dengan menggunakan ticket (karcis) SPTD," kata Kapolsek Tualang Kompol Jujur J Hutapea melalui Panit I Polsek Tualang IPTU Ronny Reduansah Sihombing SH MH, Sabtu (2/6/2018) siang.

Panit I Polsek Tualang menjelaskan, penangkapan pelaku tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa adanya pelaku pungli yang dilakukan oleh 2 orang pria di jalan Sungai Naga tersebut.

Dengan adanya informasi tersebut Kapolsek Kompol Jujur J Hutapea segera memerintahkan tim Opsnal Polsek Tualang untuk melakukan penyelidikan atas kebenaran informasi tersebut. Selanjutnya, tim mendapati informasi tersebut memang benar adanya 2 orang pria yang sedang melakukan pungli.

"Setelah dilakukan penggeledahan badan, ditemukan uang dan Karcis SPTD, dari tangan kedua pria ini," pungkas Ronny.
Dijelaskannya, dari giat operasi premanisme dan pungli ini, tim Opsnal Reskrim Polsek Tualang mengamankan uang pecahan Rp5.000 dan uang pecahan Rp2.000, dengan jumlah total Rp131.000, berikut dengan delapan lembar karcis Serikat Pekerja Transportasi Darat (SPTD).

Selanjutnya, terhadap para pelaku ini kemudian dibawa ke Mapolsek Tualang guna dilakukan pemeriksaan dan untuk proses penyidikan lebih lanjut.(gr)



comments powered by Disqus