Peristiwa

Polisi Tangkap Pelaku Bom Molotov Kios Ponsel di Jalan Durian Pekanbaru

Gemariau.com | Jumat, 30 Maret 2018 - 15:26:35 WIB | dibaca: 75 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Andika (35) warga Pekanbaru, akhirnya ditangkap Polresta Pekanbaru, atas dugaan melempar bom molotov pada sebuah kios ponsel di Jalan Durian, Pekanbaru, Selasa (27/3/2018) lalu.

Ia ditangkap polisi di tempat kerjanya Gema Advertising, Jumat (30/3/2018) sore, Jalan Melati, Pekanbaru. Tersangka mengaku dendam kepada pemilik kios ponsel itu lalu melampiaskan kekesalannya dengan melempar bom molotov tersebut.

"Dari hasil penyelidikan di lokasi selama 3 hari, kita temukan bukti-bukti dan saksi yang mengarah ke pelaku," ungkap Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi Priyadinata kepada wartawan, Jumat (30/3/2018) malam.

Penangkapan pelaku ini langsung dipimpin oleh Kanit Buser, Ipda  Rachmat Wibowo, setelah menemukan bukti-bukti yang akurat ditambah dengan keterangan saksi-saksi di lapangan.

Selang 3 hari setelah kejadian berlangsung, pelaku tanpa perlawan berarti dapat diciduk dan diakuinya, bahwa pelemparan bom molotov dilakukannya seorang diri.

"Ia mengakui, bahwa pelemparan bom molotov tersebut dilakukannya. Lantaran ia dendam dengan korban, pemilik kios ponsel," tambah Edy.

Selain pelaku yang diamankan, polisi juga menyita barang-barang bukti saat kejadian berlangsung, helm, tas laptop menyimpan bom molotov dan satu unit sepeda motor honda Blade warna putih hijau.

"Pelaku sudah kita amankan di Polresta Pekanbaru guna pengembangan kasus lebih lanjut," singkat Edy.

Sebelumnya, sebuah kios ponsel di Jalan Durian, Kecamatan Sukajadi dilempar diduga bom molotov oleh seorang yang tak dikenal, Selasa (27/3/2018) sekitar pukul 20.15 Wib. Usai melempar, pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Aksinya sempat dilihat seorang warga.

Akibatnya, korban yang saat berada di dalam kios ikut terluka kena percikan api yang sebelumnya mengenai dinding ponsel terlebih dahulu. Beruntung api segera bisa dipadamkan. (gr)



comments powered by Disqus