Hukrim

Polda Riau Ungkap 17 Kilo Sabu Dari Malaysia

Gemariau.com | Selasa, 05 Desember 2017 - 14:26:48 WIB | dibaca: 32 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Menutup akhir tahun 2017 ini, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riaugenjar-genjarnya mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu diwilayah hukumnya yang masuk dari negara tetangga.

Malaysia,salah satu negera tetangga yang selalu disebut-sebut pelaku jaringan narkotikan internasional menjadi biang kerok pemasok terbesar. Dimana wilayah perbatasannya berdekatan.

Belum lama ini, tepatnya Sabtu (2/12/2017) lalu, pukul 03.30 Wib di Jalan Lintas Dumai, Sungai Pakning Desa Api-Api, Kebupaten Bengkalis polisi berhasi mengamankan 3 orang pelaku, Rudi Irwansyah (34), Ali Sadikin (43) dan Indrawan (43).

Dari tangan pelaku ini, polisi menemukan kurang lebih 5 kilogram sabu dikemas rapi dalam bungkusan plasti kuning dan 1 unit mobil Toyota Avanza hitam BM 846 AQ serta beberapa alat komunikasi.

Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang dalam acara konfrensi persnya mengatakan pelaku yang diamankan ini merupakan transporter narkoba Internasional.

"Satu pelaku saat diamankan berhasil melarikan diri atas nama Ridwan. Saat ini menjadi DPO," ungkap Kapolda didepat awak media, Selasa (5/12/2017) siang.

Ia menjelaskan kerapnya pengungkapan yang dilakukannya ini merupakan upaya penegakan hukum. Meski demikian dirinya akan terus kembangkan dan memaksimalkan mungkin untuk menghentikan pengiriman narkotika jaringan bandar besar masuk kewilayah
Riau.

"Upaya ini tidak hanya menghentikan jaringan narkotika Internasional masuk ke wilayah Riau. Tapi juga menegakkan penegakan hukum bagi pelakunya," sebut Kapolda.

Tidak sampai disitu, selang 24 jam, polisi kembali menemukan hasil yang sempurna, dengan pengembangan kasus narkotika jenis sabu sebanyak 12 kilogram kembali diamankan dari 4 orang pelakunya.

Tepatnya di wilayah Simpang Bingung, Lintas Minas Pekanbaru, Kecamatan Rumbai Jauh, Minggu (3/12/2017) pukul 23.30 Wib, dari tangan pelakunya, yakni Surya (31), Simansyah (57), Sukarno (32) dan Anto (35).

"Jadi total semua narkotika sabu yang berhasil kita amankan sebanyak 17 kilogram sabu dan 7 pelakunya yang bertugas sebagai transporter," kata Kapolda.

Kapolda juga memerintahkan kepada penyidiknya untuk mengusut tuntas pelaku ini sampai ke bandar besar Internasionalnya. Bahkan tidak ketinggalnya kasus Tindak Pedana Pencucian Uang (TPPU) nya ikut diusut.

"Usut semua tindak pidanyanya para pelaku ini, dan cari sapa bandar internasional yang nekat memesan sabu sebanyak ini. Jangan sampai lupa,untuk TPPU nya juga diusut untuk pengembangan kasusnya," tambah Kapolda.

Dari pengembangan kasus ini, pelaku mengaku ditugaskan mengambil sabu dari pelabungan tikus yang ada di Bengkalis dengan menggunakan perahu kecil. Tujuan arkotika ini akan disebarkan diwilayah Pekanbaru sekitarnya.

"Untuk tujuan sabu ini, katanya akan diperjual belikan diwilayah Pekanbaru.Tapi ini masih kita lakukan pendalaman lebih mendalam. Mengenai sabu ini dipesan dari Malaysia dikirim menggunakan Speed Boat dan dijemput dipelabuhan tikus menggunakan perahu kecil," pungkas Kapolda. ***



comments powered by Disqus