Hukrim

Polda Riau Sukses Ungkap 1.977 Kasus Narkotika dengan 1.848 Tersangka

Gemariau.com | Senin, 01 Januari 2018 - 23:18:11 WIB | dibaca: 181 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Meski kerap dilakukan pengungkapan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan jajarannya, namun tetap saja Riau menjadi incaran para pengedar dan bandar Narkoba dari luar daerah dengan berbagai modus.  Dari hasil catatan terakhir Polda Riau, terjadi peningkatan di tahun 2017 ini dengan mengungkap 1.977 kasus narkotika dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 1.425 kasus.   "Ada peningkatan dari tahun lalu. Rata-rata narkoba yang masuk dari Malaysia," ungkap Kapolda Riau Irjen Pol Nandang saat pres rilis akhir tahun, Minggu (31/12/2017) malam, di Jalan Diponegoro Pekanbaru.  

Terhadap barang bukti yang diamankan Polda Riau, Kapolda menyebutkan narkoba jenis sabu-sabu yang paling banyak tertangkap sepanjang tahun 2017, yakni sebanyak 116 kilogram. Sedangkan tahun 2016 lalu ada 16 kilogram yang diamankan.  "Meningkat 100 persen dari tahun lalu," tegas Kapolda.  

Sementara tersangka yang berhasil diseret ke meja hijau ada 1.848 orang, termasuk yang dihukum berat di tahun 2017. Untuk tahun 2016 lalu ada sebanyak 1.325 tersangka.  "Kalau sudah naik pengungkapan kasusnya, tentu naiknya juga jumlah tersangkanya dibanding tahun lalu. Untuk akhir tahun-tahun ini (2017,red) jumlah meningkat tajam," sambung Kapolda.  

Kapolda juga menjelaskan, bahwa Provinsi Riau merupakan salah satu pintu gerbang masuknya narkoba dari perairan yang dimilik cukup luas dengan dibantunya adanya celah-celah melalui pelabuhan tikus.  

"Seperti yang baru-baru ini, aksi jaringan bandar narkotika selalu menggunakan jalur laut sebagai penghubung untuk menyalurkan barang haramnya ke wilayah Riau," sebut Kapolda.  

Terakhir, Kapolda menambahkan barang bukti pik ekstasi juga marak beredar seiiring dengan masuknya sabu ke wilayah Riau. Pastinya ada jumlah peningkatan tajam dari sebelumnya.  

"Untuk ekstasi sendiri tahun lalu sebanyak 2394 butir. Sedangkan tahun 2017 ini bertambah banyak menjadi 27.369 butir pil ekstasi dengan nilai estimasi polisi mencapai miliaran," pungkas Kapolda. ***



comments powered by Disqus