Hukrim

Polda Riau Buru Penadah CURAS Alat Beras

Gemariau.com | Kamis, 06 September 2018 - 14:44:14 WIB | dibaca: 56 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Sukses menangkap tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah hukum Kabupaten Kuansing, Kamis (6/9/2018) dini hari, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau​, kembali menyusuri jejaring penadah barang bukti hasil curian tersebut.

Tiga pelaku ini adalah MM (18), SS (20) dan SI (33), mereka diamankan di dua lokasi yang berbeda, Kampar dan Pelalawan. Satu diantara pelaku terpaksa ditembak aparat karena melawan saat ditangkap.

"Para pelaku ini adalah spesialis pencuri komponen alat berat. Barang buktinya ini akan kita telusuri kemana mereka jual," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto kepada wartawan, Kamis (6/9/2018) sore.

Satu pelaku inisial SI, kata Sunarto terpaksa ditembak kakinya, karena melawan aparat saat akan dilakukan penangkapan di wilayah Kecamatan Gunung Sailan, Kampar.

"Sementara dua pelaku lainnya MM dan SS, kita tangkap saat berada di rumahnya, Simpang Basrah KM 60, Kecamatan Langgam, Pelalawan," sambung Sunarto yang didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto.

Sementara itu, Hadi menambahkan pihaknya kini sedang bekerja di lapangan untuk menyusuri kemana hasil pencurian pelaku ini dijual. Pemeriksaan sementara ada 6 lokasi yang telah mereka jelajahi selama aksi kejahatannya selama ini.

"Kita masih mencari tahu keberadaan penadah barang bukti hasil curian pelaku ini. Dari hasil yang kita dapatkan ada 6 lokasi yang mereka satroni. Hanya mengambil alat komputer di dalam ekskavator," terang Hadi.

Dari ke 6 lokasi tempat beraksinya pelaku ini, satu diantaranya berada di daerah Kebun KKPA PT. IIS Afdeling IV Blok D 01 K, Desa Tanjung Pauh Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing.

Selain pelaku yang diamankan, aparat juga mengamankan barang bukti lainnya yang digunakan saat aksi berjalan. Diantaranya senapan angin, obeng, kunci ring, senter dan 5 unit handphone.

"Kasus ini masih kita kembangkan kembali guna melengkapi proses penyidikan kita. Ada 6 lokasi, dugaan semuanya adalah tempat pelaku mencuri alat komputer yang terdapat di dalam ekskavator," pungkas Hadi.***



comments powered by Disqus