Kab. Indragiri Hilir

Pj Bupati Bupati INHIL "Rudyanto" Pimpin upacara peringatan Hardiknas ke- 110

Gemariau.com | Rabu, 02 Mei 2018 - 02:03:13 WIB | dibaca: 64 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, TEMBILAHAN - PJ Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Riau Rudyanto memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke- 110 tahun 2018, Rabu (2/5/2018).
     
Pada peringatan Hardiknas tahun 2018 yang mengambil tema 'Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan' ini, PJ Rudyanto memgajak seluruh insan pendidikan dan kebudayaan untuk menjadikan momentum berharga tersebut untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dengan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara.
     
"Jadikan hardiknas ini sebagai momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan. Dalam waktu bersamaan, kita menerawang ke depan atau lakukan proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita-citakan," ucap Rudyanto dalam sambutannya, Rabu.
     
Upacara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Inhil tersebut juga sekaligus ditujukan sebagai upacara peringatan hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22 dan pencanangan Milad Kabupaten Inhil ke-53 tahun 2018.
   
 Dalam upacara yang juga diikuti oleh Sekda Inhil, Said Syarifuddin, Unsur Forkopimda Inhil, pejabat esselon, para ASN, sejumlah personel TNI dan Polri serta para pelajar Kota Tembilahan, PJ Rudyanto membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir effendy dan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo mengatakan, bahwa pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh tiga jalur yakni jalur formal, nonformal maupun informal. Ketiganya diposisikan setara dan saling melengkapi.
   
 "Masyarakat diberi kebebasan untuk memilih jalur pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut," tuturnya.
     
Selanjutnya, berkenaan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah, Rudyanto mengatakan, dalam kedewasaan menapaki usia 22 tahun, perjalanan otonomi daerah telah banyak menyemai manfaat dan kebaikan bagi seluruh rakyat.
   
 "Bangsa kita semakin dewasa menyadari bahwa cara utama yang paling efektif mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis," jelas Rudyanto dalam upacara peringatan hari Otda yang mengusung tema 'Mewujudkan Nawa cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis'. (gr)



comments powered by Disqus