Peristiwa

Pimpinan Aliran Sesat Kerajaan Ubur-ubur, Miliki Keyakinan Lain

Gemariau.com | Selasa, 14 Agustus 2018 - 11:20:28 WIB | dibaca: 59 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Aliran sesat kerajaan ubur-ubur yang diketuai oleh suami istri Rudi dan Aisyah, dikenal warga sekitar sebagai paranormal.

Ketua RT setempat, Surya Maiharda mengatakan jika warga sekitar sudah sering mengeluh dengan aktivitas yang menyimpang dari ajaran agama Islam.

"Saya mendapatkan keluhan dari warga sini, terkait adanya aktivitas keagamaan dari sekelompok orang," kata Surya di Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018.

Kerajaan mereka yang berupa rumah dan berlokasi di lingkungan Sayabulu, Kelurahan Serang, Kota Serang, Banten, mengakui jika Nabi Muhammad berjenis kelamin wanita.

"Pengikutnya berjumlah delapan orang. Memang pengikutnya bukan orang Serang. Tapi orang Jawa Timur, Jawa Tengah," kata dia.

Polisi jaga rumah pimpinan aliran sesat Kerajaan Ubur-ubur

Bahkan malam tadi, ketua RT bersama tokoh masyarakat dan anggota kepolisian dari Polresta Serang bermusyawarah, membicarakan nasib rumah yang diabdikan kerajaan ubur-ubur dalam dua tahun terakhir.

Menurut keterangan warga, suami istri dan pengikutnya itu, selain tak pernah bersosialisasi dan salat berjamaah, juga tidak pernah nyambung saat di ajak berbicara.

"Enggak pernah komunikasi, enggak nyambung diajak ngobrolnya. Baru dua tahun di sini. Mereka orang Sumedang kalau enggak salah. Setiap malam Jumat kumpul banyak orang," kata Sarbini, warga setempat yang rumahnya tak jauh dari Kerajaan Ubur-ubur.

Pengikutnya, berkumpul setiap malam Jumat atau Kamis malam, hingga pukul 04.00 wib subuh dan tak diketahui apa yang mereka lakukan, karena tertutup.

"Itu yang punya rumah juga kalau ditanya kenapa enggak pernah ke mushola, jawabannya enggak ngelihat (buta) padahal banyak orang buta yang salat," ujarnya.

Hingga kini, rumah yang diabdikan kerajaan itu masih di jaga oleh pihak kepolisian bersama TNI.(viva/g4n)



comments powered by Disqus