Politik

Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Riau 2021 Oleh GUBRI Sebesar 9,132 Triliun

Gemariau.com | Minggu, 29 November 2020 - 12:53:12 WIB | dibaca: 268 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Riau adakan Rapat Paripurna diruangan paripurna DPRD Riau, pada Sabtu 28 November 2020 dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Rancangan APBD 2021 oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui sidang paripurna.

Pimpinan DPRD Provinsi Riau Hardianto, SE selaku pimpinan sidang paripurna mengatakan, bahwa penyampaian nota keuangan ini merupakan tindaklanjut dari draf kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) yang telah dimasukkan oleh Gubernur Riau, Syamsuar. 

Gubernur Riau Syamsuar pada kesempatan ini menyampaikan bahwa penyusunan APBD Pemerintah Proivinsi Riau TA. 2021 mempedomani Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 yang merupakan penjabaran tahun RPJMD Tahun 2019–2024.

Nota keuangan yang disampaikan Gubernur dalam rapat paripurna tersebut, yang dihadiri ketua Fraksi dan ketua komisi DPRD Riau, berjumlah Rp9,132 triliun. 

Dalam menyusun RAPBD Riau 2021 pemerintah berpedoman pada lima skala prioritas diantaranya pengambangan industri, pengembangan pertanian, pengembangan pariwisata, pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan serta pengembangan SDM yang beriman, berkualitas dan berdaya saing tinggi. 

Syamsuar melanjutkan bahwa kelima prioroitas tersebut dengan memperhatikan situasi hari ini yang masih mengalami pandemi covid÷19, maka dalam penyusunan APBD Provinsi Riau Tahun 2021 juga memperhatikan hal-hal yang terkait dengan penanganan dampak Covid-19 tersebut.

“Dalam Kondisi pandemi saat ini, dan penyusuan APBD tentunya tidak akan lepas dari penanganan covid-19 baik dari sisi kesehehatan dan ekonomi diantaranya yaitu pencegahan dan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19," ucap Syamsuar. 

Dengan anggaran yang yang diajukan tersebut, Syamsuar  berharap agar realisasi pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai dengan mekanisme yang ada. Sehingga, pembangunan yang dirancang melalui anggaran APBD mampu meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat Riau.

"Instrumen ini akan berjalan dengan baik apabila pelaksanaannya sesuai dengan mekanisme yang ada. Saya mengingatkan agar OPD harus bekerja secara maksimal," harapnya. 

Syamsuar juga mengatakan bahwa kondisi pademi covid-19 ini seharusnya tidak menjadi halangan dalam  pelaksanaan dan penggunaan anggaran nantinya.(64n).




comments powered by Disqus