Nasional

Pengusaha Rumah Makan di Semarang Disiram Air Keras

Gemariau.com | Kamis, 28 Desember 2017 - 22:12:55 WIB | dibaca: 166 pembaca

Berita Terkait :

Gemariau.com - Seorang pengusaha rumah makan asal Kabupaten Semarang mengalami luka bakar di muka setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Kasus yang mirip dengan kejadian yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan itu menimpa pria bernama Suhendri, (48), warga Perum Kepodang Asri 36 Kelurahan Bandarjo, Ungaran Barat.

Insiden penyiraman air keras itu terjadi pada Kamis, 21 Desember 2017 lalu, tepatnya di depan PT Mas Ungaran atau depan Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang. Lokasinya hanya berjarak 500 meter dari rumahnya.

Kejadian berlangsung selepas dirinya salat subuh. Saat itu, pria pemilik restoran Bundo itu tengah mengendarai mobil pick up menuju rumah makan miliknya di kawasan Jatingaleh Semarang. Di tengah aktivitasnya menyetir, tiba-tiba datang dua orang pria mengendarai sepeda motor menempel mobil Suhenri.

"Dua orang yang berboncengan pakai helm langsung nyalip ke sebelah kanan mobil saya. Mendekati pintu kaca mobil yang memang terbuka, " kata Suhendri saat ditemui di ruang Merak Lantai II RSUP dr Kariadi Semarang, Kamis, 28 Desember 2017.

Dua pria misterius itu sontak menyemprotkan suatu cairan ke arah muka Suhendri dan kabur. Suhenri pun langsung merasakan panas dengan kulit muka sebelah kanan yang terbakar. Ia pun berinsiatif mencari bantuan, namun saat itu jalan masih sepi.

"Mata saya sakit dan panas. Karena nggak ada orang, saya jalan terus 700 meter. Saya sempat ingat kasus Novel itu. Lalu saya cari air dan mata saya siram, " ujarnya.

Suhendri sempat dirawat di UGD Rumah Sakit Ungaran yang kemudian dirujuk ke RS Sultan Agung Semarang. Tapi karena lukanya cukup serius ia dirujuk lagi ke RSUP dr Kariadi. "Hari itu juga saya langsung meminta isteri saya melapor ke Polda Jateng. Saya enggak ingat pelakunya. Tapi mereka pakai jaket semi kekuning-kuningan, " katanya.

Kasus itu kini telah tercatat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jawa Tengah dengan nomor STTLP/166/8II/2017/SPKT. Selama sepekan terakhir Suhendri masih menjalani perawat intensif di ruang Merak Lantai II RSUP dr Kariadi Semarang. Beruntung cairan kimia itu tidak sempat menciderai matanya, tapi hanya wajah bagian kanan.

Sementara Humas RSUP dr Kariadi, Parna, menyebutkan, berdasarkan rekam medis, Suhendri mengalami luka bakar sebanyak sembilan persen atau sedang pada bagian bagian dahi kanan akibat siraman air keras di wajahnya. Namun kondisi pasien kini berangsur membaik dan ditangani dokter spesialis bedah plastik.

"Kalau cairan belum kita pastikan tapi yang jelas bisa menimbulkan luka bakar, " ujar Parna.(al/viva)

 



comments powered by Disqus