Nasional

Pengakuan Sopir Angkot yang Sekongkol dengan Penodong Asih

Gemariau.com | Selasa, 26 Juni 2018 - 02:04:00 WIB | dibaca: 106 pembaca

Berita Terkait :

Gemariau.com - Sopir mikrolet 30 A jurusan Tanjung Priok-Kelapa Gading, Erlangga mengaku sebenarnya sudah menolak ajakan A dan D untuk menodong wanita bernama Asih Sukarsih. Apalagi membuat wanita itu nekat melompat dari mobil dan meninggal dunia, Sabtu, 23 Juni 2018 lalu.

Saat kejadian, Erlangga mengaku sempat meminta keduanya untuk tidak lagi beraksi di atas mikroletnya manakala mendengar A dan D melakukan kode untuk memulai aksinya. Saat akan memulai aksinya, kedua pelaku selalu berkata 'cari kijang'.

"Yang dua ini (A dan D) bilang, 'ayo nyari kijang (beraksi)', terus saya bilang 'jangan lah, jangan di mobil saya'," ujar Erlangga di Mapolsek Koja, Senin 25 Juni 2018.

Kata dia, kejadian kemarin adalah yang ketiga kalinya dia lakukan. Karena merasa tahu salah akan perbuatannya, maka ia pun menolak aksi ketiga kemarin dilakukan lagi di atas mobilnya.

"Yang keduanya empat bulan yang lalu lah," kata dia.

Terkait korban, mereka tidak menargetkan wanita. Tak jarang pria pun jadi sasaran. Dalam beraksi kedua rekannya itu juga tak selalu menggunakan senjata tajam jenis pisau, namun lebih ke merogoh saku korbannya.(al/viva)



comments powered by Disqus