Lifestyle

Pemkab Siak bekerjasama dengan TNI Berikan Bantauan Listrik Mandiri Rakyat di Dayun

Gemariau.com | Selasa, 10 Oktober 2017 - 14:37:24 WIB | dibaca: 322 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, SIAK - Sebanyak 36 kepala keluarga di Dusun Berumbung Rejo, Kampung Lubuk Tilan, Kecamatan Dayun tampak begitu bahagia. Kehidupan mereka yang biasanya gelap gulita pada malam hari, kini sudah berubah terang benderang. Itu semua terjadi dengan bantuan Listrik Mandiri Rakyat (Limar) Pemkab Siak bekerjasama dengan TNI.

Sejak awal tinggal di daerah tersebut, mereka memang belum pernah menikmati listrik. "Alhamdulillah, berkat bantuan pemkab dan TNI, saya kini sudah tahu rasanya malam hari diterangi lampu," kata Saiman (61), salah seorang warga Berumbung Rejo, Senin malam usai peluncuran program Limar.

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol serine oleh Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Edy Nasution disaksikan Bupati Syamsuar, Wakil Bupati Alfedri, Direktur PT BSP Bismantoro Prabowo, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Rizal Faizal Helmi, Penemu Limar Ujang Koswara dan Camat Dayun Desi Fefianti.

Dusun Berumbung Rejo merupakan salah satu daerah terpencil yang dihuni 39 kk. Umumnya mereka bermata pencarian sebagai buruh, pedagang kecil-kecilan yang terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Syamsuar. Selama ini kami hanya mengandalkan lampu minyak (teplok), anak-anak dan cucu-cucu kami kalau ingin belajar maupun mengaji malam harinya hanya bergantung pada cahaya dari lampu itu," kenang Saiman.
 
Dengan bantuan ini, kata Saiman, semua masyarakat sangat terbantu. Tidak hanya bagi pendidikan anak-anak di rumah yang ingin belajar malam hari, namun aktivitas ibadah hingga pekerjaan para orang tua-tua disini yang umumnya buruh kasar.

Sementara itu, Bupati Syamsuar mengatakan, keberadaan Limar di masyarakat merupakan awal langkah maju daerah ini. Anak-anak dapat belajar dengan baik, pemuda dapat melaksanakan aktivitas pada malam hari, dan semoga semua yang dilakukan dengan sinergi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Terus terang saya terharu, melihat keinginan dan cita-cita anak-anak di sini. Saat saya tanya tadi, mereka ingin jadi Dandim dan ada juga yang ingin jadi Bupati. Saya jadi teringat masa seumuran mereka, masa susah dulu, siapa sangka bisa jadi Bupati saat ini. Saya doakan cita-cita anak-anak ini bisa terwujud, kata Syamsuar sambil terbata-bata penuh haru.

Ini merupakan kado untuk masyarakat disini sebut Syamsuar, dalam rangka HUT Kabupaten Siak ke 18. Menurut Syamsuar, untuk jumlah Rumah Tangga Miskin yang tidak dilalui jaringan PLN mencapai 1.055 Rumah Tangga. Sampai Desember 2017 nanti, direncanakan dapat terpasang 300 unit dan sisanya diharapkan tuntas semester pertama 2018.
 
"Sementara untuk rumah tangga miskin yang dilalui jaringan PLN, InsyaAllah akan dibantu BAZNAS Siak pemasangan meteran listriknya, dengan jumlah 500 rumah tangga untuk tahap pertama," ujarnya.
 
Sejauh ini, rasio eletrifikasi Kabupaten Siak baru mencapai 71,69 persen atau 122 kampung dan kelurahan hingga Agustus 2017. Kondisi ini jauh lebih baik dari tahun 2011, yakni berkisar 33,93 persen atau 55 desa. (fr/grc)



comments powered by Disqus