Moment

Nenek Khadijah Berlinang Air Mata, Saat dikunjungi Wakapolresta Pekanbaru

Gemariau.com | Jumat, 09 November 2018 - 21:08:13 WIB | dibaca: 54 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Tangis haru Nenek Khadijah (92) pecah saat dikunjungi tim Polisi Peduli dan Berbagi Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru di rumahnya Jalan Manggis Kecamatan Bukitraya, Jum'at siang (9/11/2018) pukul 14.00 WIB.

Nenek Khadijah yang bekerja sebagai tukang urut seakan tidak percaya begitu melihat Tim JB Kapolresta Pekanbaru, yang di wakili oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK beserta tim Jum'at Barokah.

"Terimakasih ya nak, telah datang ke rumah dan membantu nenek, nenek janji dalam setiap sholat wajib dan shalat tahajud, nenek akan selalu berdoa buat Kapolresta dan semua Polisi pekanbaru semuanya," ungkap Nenek Khadijah sambil menghapus air matanya.

Melihat sedih kebahagian yang dipancarkan oleh nenek tukang urut ini, Edy langsung merangkul nenek dengan menyebutkan permintaan doanya untuk seluruh Personil Polresta Pekanbaru serta Tim JB.

"Mohon doanya ya nek, buat kami nek," imbuh Edy sambil memijit pundak nenek tua tersebut.

"Kami memberi bukan kami berlebih nek, melainkan adanya rasa kepedulian kami dari Polresta Pekanbaru untuk membantu masyarakat kami yang kurang mampu. Mohon diterima ya nek, pergunakanlah semuanya dengan baik. Ini semua rezeki dari Allah buat nenek," tutup Edy

Sementara Camat Marpoyan Damai, Fiora Helmi STTP Raya mengatakan bahwa dirinya terinspirasi oleh kegiatan Tim Jum'at Barokah peduli terhadap warga yang tidak mampu.

"Saya terinspirasi dari Tim Jum'at Barokah karena ini sudah yang ketiga kalinya mengunjungi wilayah kami, dan saya mengajak seluruh karyawan yang bertugas di kantor camat untuk mengeluarkan sedikit zakatnya setiap bulan. Sehingga zakat tersebut dapat kita salurkan kepada warga kita yang tidak mampu," terangnya.

Ditempat yang sama Duta Jum'at Barokah, Ananda Bulan Karunia R meluangkan waktunya untuk memberikan motivasi kepada masyarakat Marpoyan Damai. Gadis cantik ini menyampaikan bahwa semua yang memiliki keinginan atau cita-cita tidak ada yang tidak bisa tercapai. Semua tergantung kita dalam menjalankan semuanya

"Kepada kita semuanya (Masyarakat,red) mari bersyukur atas apa yang kita miliki saat ini. Meskipun Bulan dalam kondisi begini, Bulan di ejekin teman, tetapi Bulan tetap semangat dan membalas semuaya dengan kebaikan. Sampai akhirnya Bulan tiba saat yang seperti ini," ujar gadis cilik yang pernah membuka acara Asian Para games 2018 bersama Presiden.

Kedatangan Tim JB Polresta Pekanbaru Di dampingi Oleh Kapolsek Bukit Raya, Kasat Binmas, LPB2AR, Perempuan LIRA, Awak Media Tim JB, ICMI Muda Pekanbaru dan Hamzah dari salah satu Media yang ada di Sumbar. (64n)



comments powered by Disqus