Peristiwa

Nasa Kecolongan, Asteroid Sebesar Bus Dekati Bumi

Gemariau.com | Senin, 11 Desember 2017 - 02:17:41 WIB | dibaca: 177 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM -  Sulit sekali untuk bisa memerhatikan semua benda yang ada di langit, terutama asteroid. Mereka bisa berad di mana saja dan kapan saja. Bahkan, asteroid bisa saja segaris dengan orbit bumi terhadap matahari.

Meskipun banyak badan antariksa di seluruh dunia, mereka bisa saja melewatkan benda angkasa yang berbahaya. Salah satunya Nasa, badan antariksa Amerika Serikat, yang mengaku telah kecolongan dengan sebuah asteroid besar.
Bahkan asteroid ini dipercaya bisa saja melenyapkan sebuah area seukuran kota New York, di mana memiliki kecepatan hampir 9 kilometer perdetik. Lantas di mana asteroid ini berasal dan seberapa dekat jaraknya dari bumi?

Batuan ruang angkasa berukuran sebesar paus ini, disebut sebagai 2017 VL2. Di mana jaraknya hanya 117.480 kilometer dari planet kita saat melintas. Yang jaraknya merupakan sepertiga antara Bumi dan bulan.

Mengejutkannya, asteroid itu hanya terlihat oleh astronom NASA sehari setelah berlalu.

Batu ruang yang berpotensi mematikan tersebut, pertama kali diamati di observatorium Mauna Loa di Hawaii pada pukul 11:24 UTC (23:24 GMT) pada tanggal 10 November.

Namun, batu itu sudah melayang jauh, setelah melewati Bumi pada 9 November sekitar pukul 09:50 UTC (21:50 GMT). Jika menabrak Bumi, bisa saja meratakan kehidupan dengan jarak sekitar 6 kilometer persegi dari luas benturan.

Secara teori, semua asteroid di sekitar Bumi (NEOs) dipantau oleh NASA untuk memprediksi dampak potensial. Setiap NEO yang berdiameter lebih dari 100 meter, digolongkan sebagai asteroid yang berpotensi berbahaya (PHAs).

Asteroid digolongkan sebagai benda 'berpotensi berbahaya' dan jaraknya biasanya diperkirakan sekitar 27 kali jarak antara Bumi dan bulan.



comments powered by Disqus