Peristiwa

Lagi-lagi ASN Pemkab Natuna, ditangkap Oleh Satuan Polres Natuna

Gemariau.com | Senin, 30 Juli 2018 - 17:19:30 WIB | dibaca: 63 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COm - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Natuna berhasil ringkus dua orang pelaku Pengedar dan Pemakai Narkoba hal ini di katakan Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto saat Rilis Pers di Mapolres Natuna , Senin  (30/07/2018).

Kapolres Natuna Nugroho Dwi Karyanto SIK  yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Natuna Kompol Elvizar dan Kasat Narkoba Polres Natuna AKP Ramlan Kalid  mengatakan Penangkapan terhadap kedua tersangka yaitu  pelaku N (40 ) Perempuan warga Tanjung Pinang dengan barang bukti diduga jenis Narkoba berupa Sabu seberat 16,83 gram dan Pil ektesi  sebanyak 32 butir ,  tas tangan warna putih dengan merek Sumit ,  uang sebanyak Rp.308 000 ,  berkat informasi masyarakat, kita langsung lanjuti oleh bagian Satuan Serse Narkoba Polres Natuna imbuh Nugroho .
Selanjutnya

Untuk ZH (36) Laki Laki warga Ranai Natuna pekerjaan ASN di Salah satu kantor Pemkab Natuna ,  diduga telah mengkomsusi Narkoba sejenis Sabu dengan barang bukti Sabu seberat 2,06 gram ,  serta alat bukti Bong alat pengisap sabu , Handphone yang diamankan oleh Satnarkoba Polres Natuna dan ini merupakan informasi dari masyarakat kata Nugroho kepada awak media .

Kronologis penangkapan ZH terjadi di perumahan Pemda Natuna di Puak Kecamatan Bunguran Timur pada hari Selasa (24/07/2018) pukul 18.00 Wib oleh Satnarkoba yang dipimpin oleh Kanit I Satnarkoba Polres Natuna Brigadir Taufik dan Tersangka di amankan ke Mapolres Natuna guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut ungkap Kapolres Natuna .

Sedangkan Untuk tersangka N (40) Perempuan ,  kita amankan di pelabuhan Selat Lampa Kecamatan Pulau Tiga saat N turun dari Kapal  KM. Sabuk Nusantara yang barusan datang dari Tanjung Pinang .

Kejadian penangkapan ini pada  hari Kamis (10/05/2018) bulan lalu  dan Tersangka langsung kita amankan ke Polres Natuna guna melakukan penyelidikan dan pengembangan  kasus ini.

Saudari N (40) setelah di ditahan di sel Polres Natuna juga diketahui lagi berbadan dua alias hamil muda, hal ini didapatkan informasinya dari tahanan satu selnya N (40) ungkap Nugroho .

Untuk tersangka N (40) di kenakan pasal 112 ayat 2 jonto 114 ayat 2 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun .

Dan untuk tersanka ZH di kenakan pasal 112 ayat 1 junto 127 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun kurungan penjara  .

Kapolres Natuna Akbp Nugroho Dwi Karyanto juga menambahkan untuk pengungkapan kasus Narkoba di Wilayah Hukum Polres Natuna sudah terungkap 8 kasus di tahun 2018 ini pungkas Nugroho(gr)



comments powered by Disqus