Peristiwa

Korban Pelecehan Anak dibawah Umur Oleh Ketua Rt dilapor Ke Polda

Gemariau.com | Jumat, 17 November 2017 - 23:33:25 WIB | dibaca: 571 pembaca

Ilustarsi

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Lembaga Pelindungan Anak (LPA) Riau mendampingi perempuan di bawah umur, korban pelecehan seksual oleh oknum ketua rukun tetangga di Kabupaten Pelalawan, ketika melaporkan kasusnya kepada pihak kepolisian daerah setempat.

"Tim Bidang Pemenuhan Hak Anak LPA Riau mendampingi korban dan ayahnya untuk membuat laporan ke Polda Riau," kata Ketua Tim Bidang Pemenuhan Hak Anak LPA Riau Nanda Pratama Tanjung di Pekanbaru, Jumat.

Sebelumnya, kata dia, korban dan ayahnya sudah melaporkan kasus itu kepada pihak Kepolisian Sektor Segati dan Kepolisian Resor Pelalawan. Namun, laporan itu tidak diterima dengan alasan tidak cukup bukti.

"Alhamdulillah, berkat pendampingan ini Polda Riau menerima laporan dari ayah korban," katanya.

Ia berharap agar Kapolda Riau dapat mengevaluasi hal in, karena kasus anak merupakan kejahatan luar biasa yang membutuhkan perhatian khusus dan perlindungan khusus terhadap korbannya.

Pelapor (ayah korban) Budiono (41) beralamat di sebuah dusun, Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Budiono melaporkan dugaan tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan anak di bawah umur.

Korban DG (15) anak kandung Budiono dalam laporannya telah dilecehkan pelaku KD (55) sebanyak empat kali. Pelaku sendiri adalah sebagai ketua RT di tempat tinggal korban.

"Menurut keterangan ayah korban, pelaku memanfaatkan kedekatan antara keluarga. Ayah korban sudah menganggap pelaku sebagai ayah angkatnya. Begitu pula, sebaliknya," ungkap Nanda.

Menurut keterangan korban kepada LPA Riau, dia disetubuhi pertama dan kedua kali di warung harian milik pelaku. Ketiga dan empat kalinya pelaku melancarkan aksinya di sebuah hotel, Pekanbaru.

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan mendampingi korban dan ayah korban hingga kasus ini selesai sembari merehabilitasi mental si anak.

"Kami minta Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk serius membantu perkara ini. Karena kabarnya menurut keterangan warga desa setempat kemungkinan masih ada lagi korban-korban dari ulah bejat oknum ini," ungkap LPA Riau.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol. Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi mengatakan saat ini laporannya sudah diterima.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

"Untuk melanjutkan laporannya, akan kami upayakan memeriksa sejumlah saksi terkait dengan laporan korban," katanya. (gr)



comments powered by Disqus