Kota Pekanbaru

Komisi III Temukan Banyak Kekurangan Saat Tinjau RSUD Pekanbaru

Gemariau.com | Senin, 05 Februari 2018 - 15:49:20 WIB | dibaca: 94 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU — Pasca soft launching beberapa pekan lalu, Komisi III DPRD Kota Pekanbaru langsung kunjungan lapangan (Kunlap) ke RSUD Pekanbaru di Jalan Garuda Sakti, Pekanbaru.

Agenda Kunlap ini juga sebelumnya sudah disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu, dimana Komisi III sudah menggelar hearing dengan pihak Diskes dan instansi terkait lainnya terkait persiapan dan pelayanan RSUD kepada masyarakat Pekanbaru.

Tak mau ketinggalan, Wakil DPRD kota Pekanbaru Jhon Romi Sinaga, turut mendampingi Komisi III dalam kunlap yang dipimpin Ketua Komisi III Zulfan Hafiz, serta turut hadir anggota komisi III lainnya yakni, Termizi Muhammad, Zainal Arifin, Samsul Bahri Spd, Maspendri Darnil.

Plt Dirut RSUD kota Pekanbaru, dr Dian Astuti mengakui saat ini untuk pelayanan RSUD masih banyak kekurangan yang terus dibenahi.

"Namanya baru tentu banyak kekurangan dan itulah yang harus dibenahi. Kalau tidak kita tempati bagaimana kita mau menganalisa kekurangan kita," ungkap Dian Astuti disela Kunlap Komisi III, Senin (5/2/2018).

Dian mengaku hal yang paling penting adalah struktur manajemen di rumah sakit yang masih belum ada. "KIta perlu struktur menajemen yang masih belum ada," jelasnya.

Ditanya soal kekurangan ruangan, Dian menjelaskan kekurangan ruangan masih ada di perencanaan dan kedepan kita koordinasi dengan Diskes. "Saat ini ruangan ada 14, dan yang ada saat ini cuman observasi dan rawat inap belum ada operasional. Sedangkan yang dioperasionalkan itu gedung A dan UGD saja," bebernya.

Terkait banyaknya kekurangan di RSUD Pekanbaru tersebut, Dinilai Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz hal yang wajar dan menjadi dasar pihaknya untuk melobi pemerintah pusat untuk bantuan APBN.

"Kita hari ini sudah lihat seperti apa dan kalau kita lihat bersama masih banyak kendala dan kekurangan. Bagaimanapun kenapa ini harus cepat beroperasi tidak lepas dari kepentingan kita untuk menjemput APBN, karena habis operasi ini tentu ada report selama 6 bulan, baru APBN ini bisa kita dapat. Ini aturannya, mau tidak mau kita harus disiapkan," tegas Zulfan

Meski begitu Zulfan mengingatkan dengan beroperasinya RSUD Pekanbaru ini jangan sampai nanti pelayanannya buruk. Ada pasien datang tidak terhendel dengan bagus tentu membuat citra pemerintah tidak bagus.

"Saat ini kita tunggu DPA dari Diskes turun. Tentu hal-hal penting seperti lampu, genset dapat diatasi segera. Apapun kekurangannya kita maklumi hanya saja diingatkan jangan sampai ada pasien tidak terhendel dengan baik," harapnya. (grc)



comments powered by Disqus