Hukrim

Keseriusan Berantas Korupsi, Najib Terancan Bui 80 Tahun

Gemariau.com | Rabu, 04 Juli 2018 - 19:43:02 WIB | dibaca: 76 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Ini bukti bahwa Malaysia tidak main-main dalam upaya pemberantasan korupsi. Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang hari ini, Rabu (4/7/2018),  menjalani sidang perdana dugaan korupsi terancan penjara 80 tahun.

Ya. Di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur tadi, Najib menjadi terdakwa dugaan korupsi dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Ia dijerat dengan tiga dakwaan pidana terkait penyelewengan dana SRC Internasional Sdn Bhd, salah satu anak perusahaan 1MDB.

Mantan Pemimpin Partai UMNO ini diduga tiga kali menyelewengkan dana SRC dengan nilai total setara Rp 147 miliar. Perbuatan pidana tersebut dilakukannya dalam kurun waktu 2014-2015 melalui AmIslamic Bank Berhad.

Sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, ketiga dakwaan itu diatur dalam pasal 409 UU Pidana Malaysia. Masing-masing dakwaan memiliki ancaman hukuman maksimum 20 tahun penjara. Selain itu, Najib juga terancam kena hukuman cambuk dan denda.

Najib juga didakwa menerima suap senilai RM 42 juta atau setara Rp 149 miliar, untuk memuluskan pinjaman RM 4 miliar dari Retirement Fund Incorporated Fund untuk SRC. Menurut jaksa, peristiwa pidana ini terjadi di kantor Perdana Menteri Malaysia, Putra Jaya , antara 17 Agustus 2011 sampai 8 Februari 2012.

Sebagaimana diatur pasal 23 UU/2009 tentang Anti Korupsi di Malaysia, Najib terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda. Denda tersebut berjumlah lima kali lipat jumlah total suap yang diterima. [rmol/gr]



comments powered by Disqus