Nasional

Kecaman Keras untuk Ormas Pengusir Ustaz Somad

Gemariau.com | Selasa, 12 Desember 2017 - 15:01:10 WIB | dibaca: 229 pembaca

Berita Terkait :

Gemariau.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ikut mengecam keras aksi pengadangan dan pengusiran terhadap Ustaz Abdul Somad di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu. Fahri merasa heran dengan kelompok pelaku yang terkesan dibiarkan oleh aparat meski sudah melakukan aksi pengusiran.

"Bagian dari kekecewaan kita kepada pemerintah ini adalah karena ulama moderat seperti #UstadzAbdulSomad seperti dipaksa menjadi radikal dengan membiarkan kelompok radikal menyerangnya tanpa alasan. Lalu mereka dilindungi," kata Fahri dikutip dari akun Twitter #MerdekaBro! @Fahrihamzah, Selasa, 12 Desember 2017.

Bagi Fahri, Ustaz Somad bukan hanya ulama tapi merupakan perwakilan suara daerah. Meski belum pernah bertemu, ia menilai figur penceramah asal Riau tersebut diperlukan masyarakat.

"#UstadzAbdulSomad bukan saja ulama tetapi suara daerah. Alasan untuk menghadirkan beliau di tengah bangsa kita adalah darurat di tengah sekelompok lobby untuk memarginalkan daerah dan juga memarginalkan suara agama yang moderat," tutur Fahri.

Kemudian, Fahri menyebut Ustaz Somad merupakan keturunan orang terhormat dari Kesultanan Asahan, Sumatra Timur. Kelebihan Ustaz Somad sehingga bisa diterima masyarakat luas karena identik dengan adat Melayu yang berasas Islam.

"#UstadzAbdulSomad diterima secara meluas karena salah satu faktornya karena dia berdiri di atas kemelayuan yang sudah meluas. Ciri utama Melayu adalah berazaskan Islam, berbahasakan Melayu, beristiadatkan Melayu," tuturnya.

Peristiwa pengusiran terhadap Ustaz Somad dilakukan sejumlah organisasi masyarakat di Bali yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB). Ormas ini berunjuk rasa di depan Hotel Aston, Denpasar, pada Jumat, 8 Desember 2017.

Massa mendesak agar Ustaz Abdul Somad diusir dari Bali. Kedatangan Somad di Pulau Dewata untuk bersafari dakwah. Ustaz Abdul Somad dijadwalkan berceramah dalam forum peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro, Denpasar, Jumat, 8 Desember 2017, pukul 20.00 WITA.

Sementara, ormas Laskar Bali sudah menyampaikan permintaan maafnya terhadap umat Islam karena aksi penghadangan dan pengusiran terhadap Ustaz Somad. Laskar Bali juga memohon maaf kepada masyarakat Riau.(al/viva)



comments powered by Disqus