Kab. Pelalawan

GIAT KURANGI SAMPAH PLASTIK DAN RUMAH TANGGA,PARA IBU DIAJAK OLAH SAMPAH JADI PRODUK EKONOMI

Oloan Roy | Jumat, 10 Mei 2019 - 14:52:05 WIB | dibaca: 46 pembaca

Berita Terkait :



PANGKALAN KERINCI – GEMARIAU.COM, Alfamart giat kampanye kurangi sampah plastik dan rumah tangga, berupa workshop/pelatihan mengolah sampah/barang bekas menjadi produk bernilai ekonomi di Ruang Aula Kelurahan Kerinci Kota, Pengkalan Kerinci Pelalawan, pada Jumat (10/4) kemarin. Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak lima puluh peserta terdiri dari para ibu dari warga sekitar toko Alfamart, tidak menyangka jika sampah barang bekas yang selama ini selalu dibuang ternyata bisa dimanfaatkan.

Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan tentang diet kantong plastik dan cara memilah sampah rumah tangga dari mulai memisahkan sampah bekas makanan dan sampah plastik dan kertas yang dapat didaurulang. Narasumber kegiatan daur ulang dari sampah ini  Sukatmi dan Eva Mayasari, dari komunitas Pemerhati Lingkungan di Pelalawan.  Dalam paparannya, dijelaskan jika jeli melihat peluang, sampah pastik dan kertas dari rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi barang kerajinan yang bernilai ekonomi.

“Barang bekas bisa menjadi barang souvenir. memanfaatkan sampah rumah tangga selain bisa menjadikan lingkungan lebih nyaman dan mengurangi volume sampah, jika didaur ulang akan menjadi barang yang bernilai ekonomi, papar  Sukatmi.

Sementara Dian, salah seorang peserta mengaku tertarik untuk bisa memanfaatkan sampah menjadi barang yang punya nilai dan bisa dijual.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart, Bambang Eko Budiyanto mengatakan kampanye diet kantong plastik dan pengurangan sampah rumah tangga serta pelatihan pemberdayaan masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat sekitar toko Alfamart. Dengan harapan, masyarakat bisa peduli dan memelihara lingkungan tempat tinggalnya agar lebih nyaman.

Selain itu juga kegiatan daur ulang ini merupakan upaya Alfamart dalam menumbuhkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan melalui pengembangan kemampuan keterampilan bagi masyarakat. Semoga pelatihan ini menjadikan ibu-ibu rumah tangga, bisa memahami terkait pengurangan sampah plastik dan pengelolaan sampah rumah tangga serta lebih kreatif untuk menjadi wirausaha, tutur Bambang.***



comments powered by Disqus