Kab. Pelalawan

GEDUNG RUANG RAPAT MENUAI KRITIKAN TOKOH MASYARAKAT

Oloan Roy | Senin, 04 Februari 2019 - 20:24:30 WIB | dibaca: 212 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - PELALAWAN, Tokoh Masyarakat Desa Sari Mulya M Simanjuntak geram karena kinerja TPK yang menurutnya tidak proporsional. Kegeraman Tokoh ini sangat beralasan karena bangunan "Ruang Rapat" yang dibangun diduga dikerjakan asal asalan. "Coba lihat baru berapa bulan dinding sudah terbuka (retak).padahal anggaran dana nya seratus jutaan,dan yang dibangun gedung berleter L, Gedung ini hanya menempel pada gedung yang lama" ungkapnya.


Diduga untuk menutupi aib bangunan dari pihak inspektorat hari Kamis 31/01/2019, TPK  sengaja mendempul dan mengecat kembali  "Ruangan Rapat"  yang  retak  agar selamat dari pandangan pihak inspektorat yang turun melakukan pemeriksaan saat itu.


Janes Ketua TPK saat dikonfirmasi dan ditanyakan lewat pesan Wa nya terkait keretakan yang telah ditutupi tersebut apakah untuk mengelabui mata inspektorat?  Janes beralasan kenapa selama ini masyarakat tidak mengawasi bangunan itu?


"Gedung tambahan yang digunakan sebagai Ruang Rapat di Desa Sari Mulya Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan provinsi Riau ini  menelan anggaran 100 jutaan itu diduga tidak sesuai  dengan fisik bangunan,dan selama ini TPK terkesan enggan menunjuk kan RAB, bagaimana kami bisa mengawasi kalau tidak melihat RAB?" Ungkap Zaini Ketua BPD. (04/02/2019.)


Lanjut Zaini, saya Sangat berharap bangunan yang telah dilaksanakan oleh pihak Tim pelaksana kegiatan di Desa Sari Mulya ini dikerjakan sesuai dengan RAB, bukan hanya dari segi ukuran gedung nya tapi juga saya berharap gunakanlah bahan dan material nya juga sesuai dengan ukuran yang sudah ditetapkan di RAB nya , jangan sampai pembangunan yang ada di Desa kita ini terkesan asal jadi,pungkas nya.

 
Kepala Desa Sari Mulya ketika dikonfirmasi lewat telepon seluler nya selalu tidak aktif, kemudian media mencoba menghubungi lewat pesan WA namun Kepala Desa hanya membalas "maaf siapa" dan ketika ditanya tanggapan nya terkait bangunan yang diduga Tidak BerMutu itu, "Suhendar"  tidak mau membalas. (OLO)
















comments powered by Disqus