Hukrim

Gagal Perkosa Bidan, Remaja Riau Ditangkap Polisi

Gemariau.com | Jumat, 01 Desember 2017 - 22:57:03 WIB | dibaca: 62 pembaca

Ilustrasi

Berita Terkait :

Gemariau.com - Tingkah remaja berinisial AN (17) di Kabupaten Kampar, Riau, ini tak patut ditiru. Remaja tanggung ini nekat mencoba memperkosa seorang bidan.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto mengatakan peristiwa percobaan pemerkosaan dengan kekerasan ini terjadi di Klinik Jalur 4 Dusun III, Desa Hangtuah, Kec Perhentian Raja, Kab Kampar, pada Kamis (30/11) malam. Diceritakan Deni, bidan korban percobaan pemerkosaan oleh AN berinisial MF (22), yang memang bekerja di klinik tersebut. Mulanya MF bangun untuk melaksanakan salat tahajud.

"Tiba-tiba dia melihat ada seseorang masuk lewat jendela kamarnya. Dia melihat orang yang masuk, AN, yang dikenalnya pemuda setempat," kata Deni kepada wartawan, Jumat (1/12/2017).

Dilanjutkan Deni, saat AN masuk, dia langsung memeluk MF yang pada saat itu sedang dalam posisi tidur. Korban melawan dan memberontak.

"Karena korban terus berontak, pelaku sempat memukul bagian belakang leher korban sebanyak tiga kali. Korban berteriak minta tolong, tapi pelaku semakin brutal," kata Deni.

Masih berdasarkan keterangan Deni, AN masuk ke kamar MF sembari memegang parang di tangan kirinya. Gagang parang itu pun sempat dipukulkan AN ke leher MF dengan harapan korbannya pingsan. Walau dipukul beberapa kali, MF tidak juga pingsan. Deni menuturkan sempat terjadi dialog antara korban dan pelaku.

"Apa mau kau," kata korban.

"Aku mau memperkosamu," jawab pelaku.

Lagi-lagi pelaku memukul bagian leher korban. Malah parangnya berusaha menikam perut korban. Tapi usaha itu gagal karena korban berhasil mengelak.

Hampir 30 menit usaha AN memperkosa korban namun tak kunjung berhasil. Korban gigih mempertahankan dirinya. Kembali terjadi dialog di antara mereka.

"Pergilah kau, aku tak akan teriak," pinta MF.

Atas permintaan itu, AN pun akhirnya kabur meninggalkan MF. Upaya perkosaan pun gagal. Niat keji sang remaja ini pun kandas.

"Setelah itu korban memanggil rekannya yang sama-sama tinggal di klinik tersebut. Peristiwa itu pun akhirnya dilaporkan ke warga," kata Deni.

Atas laporan tersebut, kata Deni, Kapolsek Perhentian Raja Iptu Asmardi bersama anggotanya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. "Pelaku ditangkap di rumahnya dini hari itu juga. Saat ditangkap, pelaku lagi tidur. Setelah diinterogasi, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Kini pelaku sudah kita amankan," pungkas Deni.



comments powered by Disqus