Advertorial

FIRDAUS WUJUDKAN MASYARAKAT SEHAT DENGAN BANGUN RSD MADANI

Gemariau.com | Jumat, 09 Februari 2018 - 15:33:11 WIB | dibaca: 460 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU — Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru yang dibangun di Jalan Garuda Sakti KM 2, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Tampan, sudah diresmikan oleh Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT, pada Jumat 26 januari 2018 kemarin, dan dalam peresmian RSD ini sejumlah lapisan masyarakat, tokoh masyarakat Riau, pejabat Forkopimda Kota Pekanbaru dan pejabat dari Pemerintah Provinsi Riau turut hadir.

Dalam paparannya, Walikota Pekanbaru menyampaikan bahwa peresmian RSD Madani adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pekanbaru yang cinta akan kesehatan serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Selain itu, membuka peluang baru bagi bisnis kesehatan, RSD Madani diharapkan dapat menjawab upaya dari Pemerintah Kota dalam membangun masyarakat yang sehat, cerdas serta dapat mewujudkan lingkungan yang sehat.

“RSD Madani yang kita resmikan ini bukan pertanda masyarakat Pekanbaru banyak yang sakit, dan perlu dibangun RS yang baru. Tapi, ini adalah bentuk dari cerminan masyarakat kita yang mencintai kesehatannya dan itu menjadi indikator masyarakat Madani yang peduli dengan kesehatan, mambangun lingkungan sehat untuk membangun masyarakat yang sehat,” ungkap Firdaus.

 Selain itu Walikota Firdaus, mengatakan bahwa setelah RSD Madani ini diresmikan, masyarakat Kota Pekanbaru dapat merasakan pelayanan dan fasilitas yang ada di RSD ini secara gratis pada tahap awal ini. Jumlah tenaga yang ada di RSD Madani ini terdiri dari 91 tenaga medis, antara lain dokter spesialis 21 orang, dokter umum 9 orang, dokter gigi 3 orang, perawat 27 orang, perawat gigi 3 orang, bidan 11 orang, ahli gizi 3 orang, analisis 2 orang, apoteker 1 orang, asisten apoteker 1 orang, fisioterapi 1 orang, rekam medik 1 orang, manajemen 8 orang.

“Dengan dibukanya RSD Madani ini, silahkan masyarakat Pekanbaru gunakan fasilitas yang ada secara gratis hingga batas waktu yang belum ditentukan. Bawalah KTP dan konsultasikan kepada tenaga medis disana tentang persoalan kesehatan bapak/Ibu. Namun, yang pasti adalah bagaimana melayani masyarakat dengan baik dan cepat,” harapnya.

Ia juga meminta kepada petugas RSD Madani ini agar memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah.”Kalau bisa jemput bola dan turun ke rumah warga yang alami sakit. Jika sakitnya tidak parah langsung tangani saja di rumah dengan begitu warga merasa nyaman dan senang atas pelayanan yang diberikan,” ungkapnya.

"Jika ada keluhan dari masyarakat atas pelayanan RSD Madani ini silahkan melaporkan ke pihak RSD Madani ini, Sebab pihak RDS Madani mempunyai layanan pengaduan, dengan begitu, apa permasalahan yang terjadi bisa segera ditangani," jelas Firdaus.

RSD Madani terletak di Jalan Garuda Sakti Panam, Pekanbaru Ini, adalah kawasan yang sangat berkembang. Pusat pertumbuhan masyarakat. Puluhan perumahan tumbuh subur di sini. Belum lagi perumahan di daerah tetangga, seperti Kecamatan Tambang dan Tapung. Saat ini, di sekitar wilayah ini tidak ada rumah sakit pemerintah. Kalau harus berobat, masyarakat harus ke pusat kota atau ke rumah sakit swasta.

Beberapa warga yang diwawancarai mengatakan bahwa apa yang dibuat Firdaus di masa kepemimpinannya sudah banyak perkembangan, salah satunya seperti rumah sakit daerah ini.

"Daerah Panam memang kekurangan fasilitas kesehatan yang dikelola pemerintah. Apalagi untuk Panam dan Payung Sekaki, selama ini berobat harus ke pusat kota, akan tetapi dengan adanya RSD ini kami masyarakat sangat terbantu," ucap warni warga jalan pasar panam, kepada gemariau.

Selain itu Pemko Pekanbaru akan menjadikan RSD Madani sebagai Rumah Sakit yang Ramah atau lebih dikenal dengan istilah green hospital. Ramah secara lingkungan dan ramah secara pelayanan dan fasilitas. dan Konsep Green Hospital ini pernah ia sampaikan kepada Menteri Kesehatan RI pada tahun 2013. Menteri Kesehatan RI saat itu sangat mengapresiasi langkah beliau dalam mengembangkan konsep Green Hospital. Firdaus bahkan mengatakan bahwa Menteri kesehatan meminta dibuatkan prototype dan dijadikan model ke daerah lainnya.

Dan untuk awal ini, RS Madani ini akan digr atiskan dalam pengobatannya, walaupun belum dapat meng-cover semua pelayanan kesehatannya tapi pihak RSD akan berupaya semaksimal mungkin. Dan setidaknya ada 13 pelayanan kesehatan yang bisa dilakukan rumah sakit ini. Di antaranya poli gigi, poli umum, poli spesialis anak, kandungan, paru-paru, THT, urologi, jantung, kulit, IGD, laboratorium serta bedah palsik dan akupuntur.

Wali Kota Fidaus menyatakan bahwa untuk tahap awal ini akan menggratiskan pelayanan kesehatan di RSD Madani ini. Selain menggratiskan pelayanan kesehatan pada tahap awal ini, Firdaus juga menyatakan bahwa ke depannya RSD Madani dapat menerima rujukan pasien dari kabupaten/kota lainnya. Dengan pertimbangan RS pemerintah lainnya tidak mampu mengcover pasien.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Riau, dr. Asnan. dr Asnan menyatakan bahwa RSD Madani dapat menerima pasien rujukan dari kabupaten/kota lainnya. Dengan syarat, rumah sakit asal itu memiliki tipe sama dengan RSD Madani atau dibawahnya.

"Boleh menerima pasien rujukan jika RS Pemerintah (RSUD Arifin Ahmad, RS Petala Bumi dan RSJ Tampan) tidak mampu menampung pasien. Itupun standarnya harus tipenya sama dan di bawah RSD Madani. Di atas itu sebenarnya juga boleh," jelas dr. Asnan. (adv/diskominfo).



comments powered by Disqus