Politik

DPRD: Seharusnya Iklan Rokok "Diharamkan" di Pekanbaru

Gemariau.com | Sabtu, 08 September 2018 - 01:44:27 WIB | dibaca: 26 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri menilai sudah saatnya pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan komitmen menuju kota layak anak, dengan melarang pemasangan iklan rokok di Kota Bertuah.

"(Sekarang) bagaimana mau dibilang kota layak anak, iklan rokok di tengah sampai dengan pinggiran kota. Harusnya, kalau sudah sepakat dengan kota layak anak, iklan rokok diharamkan dong," pinta Azwendi saat berbincang bersama wartawan, belum lama ini.

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, melalui iklan, promosi dan sponsor, perusahaan rokok membidik anak-anak generasi muda sebagai target pasar utama mereka guna mendapatkan perokok pengganti yang akan menjamin keberlangsungan usaha mereka.

"Makanya pemerintah harus melek, karena itu sebabnya iklan rokok selalu ditempatkan di semua tempat. Jangan takutlah kehilangan PAD dari hal-hal seperti iklan rokok ini," tegasnya. seperti dikutip dari datariau.

Karena itu, kata Azwendi lagi, untuk melindungi generasi, Komisi II DPRD Pekanbaru mendesak pemerintah segera melarang iklan promosi rokok secara menyeluruh melalui regulasi yang kuat, terlebih yang keberadaannya berada di jalan ibu kota.

"Nanti kita atur jadwal untuk hearing bersama dinas terkait. Dan saat ini tim kita di DPRD juga tengah mendata, sekaligus mencari informasi titik-titik reklame yang terindikasi ilegal. Jika tidak sinkron dan tak berizin harus dipotong," pungkasnya. (gr)



comments powered by Disqus