Kab. Pelalawan

DISPERINDAG PELALAWAN AKAN TINDAK TEGAS PANGKALAN LPG NAKAL

Oloan Roy | Kamis, 02 Mei 2019 - 00:29:20 WIB | dibaca: 376 pembaca

Berita Terkait :



GEMARIAU.COM - PELALAWAN, Banyak nya laporan masyarakat terkait pangkalan gas LPG tiga kilo gram (3kg) yang nakal membuat Dinas terkait harus kerja extra turun ke lapangan.

Kepala Dinas koperasi usaha kecil menengah perindustrian dan perdagangan (DISKOP UKM PERINDAG) Kabupaten Pelalawan- Riau,Fahrizal,M.si .melalui kepala bidang,Kastan,S.pd kepada awak media selasa 30/04/2019.pada prinsip nya tidak pernah memberi ampun/mengambil tindakan tegas kepada para pemilik pangkalan gas tiga kilo gram (3kg) bersubsidi jika menyalahi peraturan yang telah tetap kan pemerintah.

Mengacu pada peraturan menteri(permen) bersama menteri dalama negeri dan SDM no 17 dan 5 thn 2011 tentang pengawasan  dan pendistribusian izin 3kg elpiji bersubsidi untuk  kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro.

Untuk usaha mikro mengacu pada pp no 20 /2008 yang aset nya 50 juta tidak termasuk tanah dan rumah,dan omzet  nya di bawah satu juta( 1jt) perhari.

Keterangan Kastan kepada media, bila ada temuan pangakalan gas elpiji 3kg bersubsi di yg nakal, akan diberi teguran dan pembinaan bagi pemilik pangkalan dan jika terus tidak mengindah kan maka pemilik pangkalan akan di beri sanksi dengan pemutusan hubungan usaha (PHU), pemutusan ini di lakukan antara pihak penyalur (distributor) dengan pihak pangkalan (pengecer) dengan tidak lagi memberi pasokan gas elpiji lagi sampai batas yang tidak di tentukan.

Untuk saat ini sudah ada kisaran dua puluh(20) pangkalan elpiji gas 3kg bersubsidi yang ada di kabupaten pelalawan izin usaha nya sudah pemutusan hubungan usaha(phu).jadi pada inti nya kita tidak main main untuk mengambil tindakan tegas kepada pangkalan gas yang nakal.

Terkait berita di beberapa awak media baik on line dan cetak bahwa ada nya pangkalan gas yang nakal di desa pesaguan kecamatan pangkalan lesung kabupaten pelalawan -Riau,( Harjo Madiono) menjual gas elpiji 3kg dengan harga 25,000.00. "kita langsung infeksi mendadak(sidak) dan memberi pembinaan dengan tidak lagi memberi pasokan gas ke pangkalan tersebut.jelas perbuatan ini merugikan masyrakat banyak dan tidak bisa di tolerir" tegas Kastan.


Tambahnya lagi "Untuk pangkalan gas lain nya telah di peringatan kan agar hati-hati dengan tidak menyalahi aturan yang telah ada.jika masih ada juga nanti nya ada temuan maka jangan salah kan bila di ambil tindakan yang dapat merugikan pemilik pangkan itu sendiri,jadi kami tidak main main dalam pengawasan gas elpiji 3 kg bersubsudi" tegas Kastan,S.pd.  (Olo)



comments powered by Disqus