Pendidikan

Disdik Pelalawan Usulkan Belajar Tatap Muka Awal 2021

Gemariau.com | Sabtu, 19 Desember 2020 - 18:04:04 WIB | dibaca: 99 pembaca

Berita Terkait :

Gemariau.com - Pelalawan. Pandemi Covid-19 di belum berakhir di Kabupaten Pelalawan , namun  Pemkab Pelalawan tetap berupaya melakukan penyesuaian di berbagai bidang, termasuk sektor pendidikan. Salah satunya akan segera memberlakukan proses pembelajaran tatap muka para peserta didik pada awal Januari 2021 mendatang. Khususnya daerah atau kecamatan yang masuk dalam zona hijau dan zona kuning dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

 hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan M Zalal kepada media ini, Jumat (18/12) kemarin di kantornya.  bahwa pihaknya mengusulkan kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Pelalawan untuk mendapatkan rekomendasi dan izin pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah pada awal tahun 2021 mendatang.

"Jadi, yang kami usulkan bejalar tatap muka ini, khusus sekolah yang di kecamatan berstatus zona hijau dan kuning Covid-19. Dimana berdasarkan data dari tim satuan tugas (Satgas) Covid-19, ada dua kecamatan yang saat ini masuk dalam daerah zona hijau yakni Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti. Dan saat ini kami masih menunggu jawaban dari tim Satgas," katanya

Lebih lanjut dikatakan Zalal,  mantan Sekteraris Dinas Perkebunan dan peternakan Pelalawan ini bahwa, pihaknya memandang belajar tatap muka perlu segera dilaksanakan bagi para peserta didik. Hal ini menimbang hampir satu tahun atau tepatnya 10 bulan proses belajar mengajar terhenti akibat pandemi Covid-19.

"Untuk itu, kami berharap usulan kami ini dapat setujui tim Satgas. Dan saya juga meminta dengan tegas agar pihak sekolah dapat menerapkan protokol kesehatan secara ketat jika usulan tatap ini nantinya disetujui," jelasnya 

Sejumlah sekolah tingkat dasar dan menengah dikabupaten Pelalawan menyatakan kesiapannya untuk menerapkan belajar tatap muka di awal 2021 mendatang dengan tetap mamatuhi penerapan protokol kesehatan. Seperti yang disampaikan Kepala Kepala Sekolah SDN 009 Pangkalan kerinci, Elfidawati. Dimana pihaknya telah menyiapkan faceshield dan masker berlogo sekolah sebanyak 1000 buah dari anggaran Dana BOS tahun 2020. Serta telah menyiapkan wastafel berikut sabun dan tisu sebanyak 16 buah.  

"Selain penerapan prokes, kami juga akan memberlakukan tatap muka nantinya yang dibagi per shift satu kali sehari. Artinya, setiap siswa akan kebagian 3x seminggu," bebernya seraya menyebutkan pihaknya akan membuat surat pernyataan kesediaan wali murid untuk pembelajaran tatap muka nantinya.


Sementara menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan H Asril SKM MKes melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Awaluddin menjelaskan bahwa, pihaknya membenarkan telah menerima usulan sekolah tatap muka dari Dinas Pendidikan. Dan tentunya, Dinas kesehatan sangat setuju atas usulan tersebut dengan segera memberikan rekomendasi kepada Disdik Pelalawan dapat menjalankan sekolah tatap muka khusus didaerah zona hijau dan kuning. Namun demikian, pihaknya mengeaskan agar penerapan prokes dapat dijalankan secara ketat. Selain itu, frekuensi belajarnya harus sesingkat mungkin, pengaturan jarak dan tidak boleh berkerumun.

"Artinya, jika hal ini siap dijalani pihak sekolah, maka akan kita berikan rekomendasi kepada Disdik Pelalawan untuk disampaikan kepada pihak kepolisian sehingga dapat diberikan izin menjalankan sekolah tatap muka ini," ujarnya.

Ditambahkan Awaluddin bahwa, hingga saat ini, diketahui ada dua kecamatan di Pelalawan yang masuk daerah zona hijau, yakni kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti. Kemudian, ada 10 kecamatan masuk zona kuning. Yakni kecamatan Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, Bandar Seikijang, Bandar Petalangan, Kerumutan, Bunut, Langgam dan Pelalawan. 

"Sedangkan dua kecamatan lainnya yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Ukui, masuk dalam daerah zona orange," tandasnya (Sur)



comments powered by Disqus