Politik

Diduga Organisasi HTI Menyusup Di Gerakan #2019GantiPresiden

Gemariau.com | Sabtu, 08 September 2018 - 01:05:20 WIB | dibaca: 17 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) disebut menyusup dalam gerakan #2019GantiPresiden.

"Ada organisasi teman-teman yang dilarang, termasuk HTI. Itu ada di dalam tagar itu," kata pengamat intelijen Stanislaus Riyanta kepada wartawan, Sabtu (8/9).

Lebih lanjut, dia menuding gerakan ganti presiden menjadi ancaman negara lantaran ada konteks yang diarahkan untuk mengganti sistem dan khilafah di Indonesia.

"Ini jelas ada ancaman negara. Ada ganti sistem dan khilafah jelas ini ancaman," ujar Stanislaus.

Seharusnya, pemakaian nama ganti presiden sudah selesai karena sejak 10 Agustus 2018 nama capres dan cawapres penantang petahana Joko Widodo telah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum.

"#2019gantipresiden harusnya berubah jadi Prabowo Presiden," katanya.

Lebih jauh, Stanislaus memastikan bahwa langkah dan upaya aparat kepolisian sudah tepat seiring waktu mayoritas masyarakat melakukan penolakan deklarasi #2019gantipresiden di beberapa daerah.

"Langkah aparat negara yang melakukan deteksi dini sangat baik. Pemindahan Neno Warisman oleh aparat juga sudah sangat soft," pungkasnya. [rmol/gr]



comments powered by Disqus