Kab. Pelalawan

BNNK PELALAWAN RINGKUS DUA ORANG DIDUGA BANDAR NARKOBA

Oloan Roy | Rabu, 14 November 2018 - 18:41:10 WIB | dibaca: 170 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - PELALAWAN, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Pelalawan bekerjasama dengan BNNP pekan baru berhasil membekuk  dua orang yang diduga bandar narkoba.(hari Selasa 13/11/2018). Informasi ini didapatkan dari masyarakat yang resah akibat bahaya peredaran Narkoba.

Dari tangan kedua tersangka RH (28) dan SA (27) diamankan barang bukti lebih kurang 1.037 gram jenis sabu dan 4.845 butir pil ekstasi. Keterangan ini disampaikan oleh Kepala BNK Pelalawan, AKBP Andi Salamon SH. MH, saat konferensi pers, Rabu (14/11/2018) dikantor BNNK Pelalawan Pangkalan kerinci.

"Berhasilnya penangkapan Narkoba ini atas laporan dari masyarakat yang disampaikan kepada kami,kemudian kita bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Pekan Baru.berdasarkan info yang kita dapatkan kita langsung membuntuti RH dari Pekan Baru tepat di km 55 bus yang ditumpangi RH langsung kita hentikan dan kita lakukan penggeledahan,awalnya tersangka tidak mau membawa barang bawaannya turun dari bus tersebut alias mengelak,namun tim tidak percaya begitu saja dan akhirnya RH mengaku setelah diperiksa dan ditemukan barang haram tersebut didalam tas miliknya".

Lanjut Andi lagi "Tersangka SA berhasil kita ringkus dijalan Taskurun Pekanbaru saat mengendarai sepeda motor, didalam jok sepeda motornya kita temukan barang bukti Narkoba dan setelah dilakukan interogasi terhadap SA kita berhasil kita dapatkan barang bukti lainnya disebuah penginapan nya" tutur AKBP Andi Salamon SH.MH.


Dari tangan tersangka RH, BNK Pelalawan berhasil mengamankan barang bukti lebih kurang 500 gram narkoba jenis sabu, 2.610 butir jenis pil ekstasi, hand phone dan uang sejumlah 1,2 juta rupiah, serta buku tabungan atas nama saudaranya.

 Sementara dari tersangka SA, diamankan 537 gram Narkoba jenis sabu, 2.235 jenis pil ekstasi, satu unit sepeda motor,  timbangan elektronik, alat pres plastik juga hand phone. dan ironisnya lagi kedua tersangka baru menghirup udara bebas kurang lebih satu bulan dari Lapas Pekanbaru. kepala BNNK mengatakan kepada kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114, pasal 112 serta pasal 127 tentang UU narkotika dengan ancaman kurungan seumur hidup.   (OLO)




comments powered by Disqus