Pendidikan

BIAYA PENDIDIKAN dan BOS DI SMKN 6 PEKANBARU DI DUGA DIREKAYASA PIHAK SEKOLAH

Gemariau.com | Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:28:05 WIB | dibaca: 277 pembaca

Ilustrasi-net

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Rapat Praktek Kerja (Prakerin) Peserta Didik SMK Negeri 6 Pekabaru TP. 2017/2018 beralamat dijalan Seroja Kelurahan Sialang Rampai Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru - Riau yang dilaksanakan pada Kamis 12 Oktober 2017 lalu dan dihadiri Kepala Sekolah Dra. SUDARTI, MM beserta perangkatnya dan juga Komite Sekolah H. Said Zohrin, SH, MH, membuahkan beribu pemikiran negatif dan pertanyaan para wali murid. Pasalnya dengan banyaknya pungutan-pungutan yang harus di penuhi oleh wali murid jika anaknya masih ingin sekolah diSMK negeri 6 tersebut, menjadi sangat terbebani sekali, seperti SPP yang katanya berguna untuk Pembayaran Gaji Guru yang masih Honor, lalu adalagi biaya transport guru untuk Siswa/Siswi yang praktek diluar kota juga di tanggung Sekolah yang dananya di ambil dari dana komite yang tidak dapat dirincikan oleh pihak sekolah dan Komite sekolah. Sedangkan dana SPP 250rb permurid setiap bulannya hingga tamat, serta sudah diterima oleh pihak sekolah berkisar lebih kurang miliaran rupiah, namun tidak dapat di Rincikan oleh mereka. Sebagaimana dikatakan oleh seorang wali murid yang minta dirahasiakan namanya kita sebut saja "ibu tati".

"Sedangkan dana SPP tersebut juga akan digunakan untuk Biaya perpisahan nanti," kata ibu tati seperti mengulang perkataan Kepala Sekolah Dra. SUDARTI, MM.

"Dan ada lagi alasan Kepala sekolah kepada para wali murid, jika dana untuk Perpisahan tersebut tidak digunakan akan dikembalikan kepada wali murid, wallahu 'alam lah...," ucap ibu tati.

Melihat trik politik Pihak sekolah dan Komite Sekolah dalam meraup uang wali murid sugguh beragam dengan alasan bermacam-macam belum lagi yang katanya Dana BOS yang disalurkan untuk Sekolah di khususkan untuk murid melalui Bank Negara Indonesia(BNI) namun saat dicek oleh salah seorang wali murid sekitar tanggal 09 Oktober 2017 lalu, dananya Kosong di BNI.

"Bukan Rahasia Umum lagi, Kebanyakan Dana BOS diDuga selalu di gunakan untuk BOS (KEPSEK) dengan cara bermain BON atau Faktur," ungkap Rudi salah satu tamu ibu tati saat awak media menyambanginya.

"Kami juga heran biasanya disekolah-sekolah dana BOS tersebut peruntukannya diantaranya untuk biaya gaji guru honor, akan tetapi di SMK Negeri ini diambil dari SPP," jelasnya.

"Kami para wali murid berharap pihak pemerintah yang berwenang agar menyidak dan mengaudit dana-dana yang di pungut oleh Pihak Sekolah dan Komite Sekolah SMK Negeri 6 Pekanbaru, agar tidak ada pemikiran negatif atas bobroknya dunia Pendidikan saat ini," Harap Bu Tati.(64n).



comments powered by Disqus