Lifestyle

Benarkah.. Tidur Siang Malah Bikin Sakit Kepala?

Gemariau.com | Jumat, 06 Juli 2018 - 17:40:21 WIB | dibaca: 108 pembaca

Ilustrasi - net

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Manfaat tidur siang bagi sebagian orang mungkin masih diragukan. Tapi penelitian berikut ini mengemukakan manfaat tidur siang bagi kesehatan.

Dilansir dari laman Times of India, Philip Gehrman, Ph.D, seorang asisten profesor psikologi di University of Pennsylvania mengatakan, tidur tidak hanya membantu Anda menghilangkan rasa ngantuk di tengah hari, tapi juga meningkatkan performa, kreatifitas, dan mood. Bahkan para peneliti percaya tidur siang bisa meningkatkan imunitas dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Meski begitu, ada aturan tidur siang yang harus diikuti. Pertama, tidur siang singkat selama 15-30 menit, baik dilakukan jika Anda merasa mengantuk dan ingin istirahat sejenak. Tapi, jika Anda merasa kelelahan, yang terbaik adalah tidur siang selama 90 menit.

Kenapa 90 menit? Alasannya adalah durasi ini membuat Anda masuk ke dalam fase tidur yang dalam dan membuat Anda terbangun dalam keadaan segar. Tapi, usahakan saat tidur siang ini Anda benar-benar nyenyak tanpa gangguan dari awal sampai akhir.

Jika Anda terbangun di tengah-tengah siklus tidur tersebut, justru bisa membuat Anda merasa lebih pening dan akan sulit untuk menghilangkannya. Itulah kenapa Anda sering merasa lebih lelah setelah tidur siang dan terkadang dengan mengalami sakit kepala ringan juga.

Selain itu, para peneliti juga berargumen bahwa berolahraga sebelum tidur bisa berakibat tidak baik bagi Anda. Karena, olahraga bisa menstimulasi otak dan membuat tidur menjadi lebih sulit. Jarak minimum antara olahraga dan menuju tidur adalah dua jam.

Konsistenlah dengan waktu tidur siang Anda. Hal ini akan mengkondisikan tubuh untuk tahu kapan harus beristirahat sejenak agar energi kembali terisi.

Meski begitu, perlu diingat juga bahwa jika Anda tidak merasa butuh untuk tidur di siang hari, jangan lakukan. Tidak semua orang suka tidur siang. Bahkan ada studi yang menemukan bahwa hampir 50 persen orang tidak mendapatkan manfaat dari tidur siang ini.

Orang-orang ini memiliki apa yang disebut dengan ritme sirkadian monofasik. Artinya, tubuh mereka hanya merespons siklus cahaya gelap dan tidak bisa tidur siang begitu saja. Dengan kata lain, bisa berarti juga tubuh Anda beristirahat dengan baik di malam hari dan tidak perlu tidur siang.***


reuters



comments powered by Disqus