Peristiwa

BEM UIN Suska Berikan Pernyataan Sikap atas Kerusuhan BEM Fekonsos yang Terjadi

Gemariau.com | Minggu, 04 November 2018 - 03:06:56 WIB | dibaca: 27 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM, PEKANBARU - Menanggapi kerusuhan yang terjadi pada acara Pelantikan Akbar dan Dialog Kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fekonsos, bahwasanya BEM UIN Suska (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim) Riau tidak bertanggungjawab akan hal tersebut.

Sebagaimana diketahui, terjadi aksi penolakan oleh Aliansi Mahasiswa UIN terhadap kegiatan Dialog Kepemimpinan yang mengundang Koordinator Pusat BEM SI Fauzul, Presma Unri Randi, Presma Stiami Rivaldi, dan mantan Presma Undip, Jadug. Yang ditaja oleh BEM Fekonsos bersempena dengan Pelantikan Akbar lembaga se-Fekonsos di gedung Islamic Center UIN Suska Riau, pada hari Sabtu (03/11/18) pagi. Namun kegiatan tersebut mendapat penolakan dari sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa UIN dengan menuntut acara tersebut dibubarkan.

Sebelum kerusuhan terjadi, BEM UIN Suska telah banyak mendapat laporan atau tuntutan akan ada aksi penolakan pada kegiatan tersebut. Sehingga BEM UIN mengambil sikap menjadi mediator atas pro kontra yang terjadi.

Pada hari Sabtu (03/11) sekitar pukul 01:00 WIB dinihari, Presiden Mahasiswa UIN Suska, Yudi Utama Tarigan menginstruksikan Menteri Koordinator Pergerakan dan Kerjasama Mahasiswa untuk menyelesaikan masalah ini. Menindaklanjuti pro kontra yang ada.

Menko Pergerakan dan Kerjasama Mahasiswa mendatangi panitia penyelenggara di gedung Islamic Center menyampaikan beberapa laporan penolakan kegiatan tersebut. BEM UIN mencoba menengarai dan mencari win solution atas pro kontra yang ada.

Ketua Panitia yang berada di lokasi tidak dapat memberi jawaban, lalu Menko menelpon langsung Ketua BEM Fekonsos, Fachrul untuk meminta solusi terkait adanya penolakan dari beberapa pihak. Ketua BEM tetap akan melaksanakan kegiatan dan tidak meminta back up-an dari BEM UIN.

Berdasarkan hasil tersebut BEM UIN menafsirkan kegiatan BEM Fekonsos akan berjalan kondusif karena ketua panitia sejauh ini tidak meminta back up dari BEM UIN. Karena berkaca pada acara  BEM Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) yang mengundang Nisa Sabyan ke UIN juga mendapat penolakan, namun hal tersebut terselesaikan karena ketua FTK melakukan koordinasi langsung ke BEM UIN untuk meminta acara tersebut di back up, dan alhamdulillah acara tersebut berjalan lancar.

Pada Sabtu (03/11) sekitar pukul 10:00 WIB pagi sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Massa melakukan aksi penolakan ditengah-tengah kegiatan Dialog Kepemimpinan dengan tuntutan acara tersebut dibubarkan.

Kemudian setengah jam setelahnya, Presma UIN Suska bertolak dari Arifin Ahmad (sedang menghadiri acara) menuju kampus UIN setelah mendapat laporan dari Presma Unri telah terjadi kerusuhan pada acara tersebut.

Presma menengarai kerusuhan dua belah pihak dengan meminta panitia dan massa yang menolak untuk duduk bersama agar masalah ini clear. Jika sudah clear, dilanjutkan ataupun tidak acara tersebut tergantung hasil kesepakatan.

Maka dari itu BEM UIN Suska Riau menyatakan sikap klarifikasi atas informasi simpang siur yang beredar yang telah menggiring opini pembaca yang mencemarkan nama baik BEM UIN Suska Riau.

 Adapun pernyataan sikap tersebut ialah :
1. BEM UIN Suska Riau tidak bertanggung atas kerusuhan yang terjadi, karena sejatinya BEM UIN telah memfasilitasi, namun pihak panitia tidak melakukan koordinasi (meminta) back up dari BEM UIN.
2. Secara riil BEM UIN Suska mendukung kegiatan ini, namun kurangnya koordinasi dari BEM Fekonsos ke BEM UIN sehingga hal yang tak diinginkan terjadi.
3. Meminta panitia penyelenggara dan kubu yang menolak untuk duduk bersama, melakukan musyawarah meng-clearkan pertikaian yang terjadi.
4. Meminta maaf kepada tamu yang dalam hal ini selaku pemateri dalam Dialog Kepemimpinan yang ditaja BEM Fekonsos, atas ketidaknyamanan ini.
5. Meminta pihak-pihak yang ada tidak membesar-besarkan perkara. Kejadian tersebut terjadi karena kurangnya koordinasi.
6. Meminta hak koreksi pada media-media yang terlibat dalam pemberitaan yang sejatinya dapat mencemarkan nama baik BEM UIN Suska Riau. (adv/rls)



comments powered by Disqus