Politik

126 Juta Penduduk Sudah Tercatat di Pilkada Serentak 2018

Gemariau.com | Jumat, 20 April 2018 - 16:27:15 WIB | dibaca: 89 pembaca

Berita Terkait :

GEMARIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum terus melakukan pemutakhiran Data Pemilih Tetap atau DPT dalam pilkada serentak 2018. Sesuai jadwal, pemutakhiran data harus selesai besok, Sabtu 21 April 2018.

"Hari ini, memang data yang masuk belum sepenuhnya. Angkanya kurang lebih 126 juta," kata Komisioner KPU, Viryan Azis di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat 20 April 2018.

Viryan menambahkan, jumlah tersebut akan terus bertambah. Hal itu mengacu pada jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) dari 31 provinsi, dengan kabupaten/kota penyelenggara pilkada 2018 dan tercatat sebanyak 152.869.291 pemilih. Dengan rincian berdasarkan gender 76.348.813 pemilih laki-laki dan 76.520.478 pemilih perempuan.

Viryan menambahkan, jika saat ini ada beberapa daerah yang sudah menetapkan DPT, tetapi jumlahnya berkurang dari data pemilih sementara (DPS), ada kemungkinan disebabkan data pemilih yang ganda.

"Data pemilih yang ganda ini, setelah dicocokkan dan mengalami pencoretan, sehingga menyebabkan data DPT menjadi berkurang dari sebelumnya," ujarnya.

Penyebab lain perubahan DPT adalah para pemilih belum memiliki KTP elektronik atau tidak memiliki KTP elektronik. Sementara itu, dinas kependudukan dan pencacatan sipil (dukcapil) belum mengeluarkan surat keterangan (suket) pengganti kartu identitas penduduk tersebut.

"Sebagaimana diatur dalam peraturan KPU (KPU) Nomor 2 Tahun 2017, jika belum ada suket, maka data pemilih akan dicoret. Dengan demikian, menyebabkan daftar pemilih menjadi berkurang," katanya.

Setelah semua data masuk dari 171 daerah kabupaten, kota hingga provinsi, rencananya KPU akan melakukan rapat pleno pada 21 April 2018. Rapat pleno ini untuk menetapkan DPT pilkada serentak 2018 final.(viva/gr)



comments powered by Disqus